Malang (beritajatim.com) – Tim Buser Satreskrim Polres Malang masih memburu keberadaan Sukarni (30), terduga pelaku pembunuhan terhadap ibu dua anak di Dusun Licin, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Hingga Rabu (21/12/2022) sore, Sukarni masih buron, belum tertangkap.
“Sampai sore ini pelaku masih kami buru. Petugas gabungan Satreskrim Polres Malang dan Polsek Ampelgading masih memburu pelaku,” ungkap Kasatreskrim Polres Malang, Iptu Wahyu Rizki Saputro, Rabu (21/12/2022) sore pada awak media.
Wahyu menegaskan, perburuan terhadap Sukarni ini dilakukan dengan cara keluar masuk hutan. Polisi menyisir hutan hingga tepi Pantai Licin, karena diperkirakan pelaku masih bersembunyi di hutan.
“Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, Sukarni adalah pelaku tunggal pembunuhan. Dia ini kekasih gelap korban. Mereka sempat tinggal bersama di Batam selama empat tahun hingga dikaruniai satu orang anak,” terang Wahyu.
Untuk motif sendiri, dijelaskan Wahyu karena pelaku cemburu. Bahkan sebelum kejadian pembunuhan terjadi Minggu (18/12/2022) lalu, korban sudah beberapa kali diancam akan dibunuh jika kembali kepada suami aslinya.
“Korban diketahui kembali ke suami aslinya sekitar dua minggu sebelum kejadian. Sejak saat itu korban diteror ancaman lewat HP. Selain lewat chatingan, juga suara dan gambar yang dikirim ke HP korban,” urainya.
Sekadar diketahui, Minggu (18/12/2022) pagi warga Dusun Licin, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang heboh. Warga geger dengan peristiwa berdarah.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pembunuhan-malang”]
Linawati (33), istri Ngadilan ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya. Korban mengalami beberapa luka tusuk di tubuh dan luka gorok di leher.
Kejadian pembunuhan disaksikan kedua anak korban yang masih kecil. Mereka lantas berteriak minta tolong hingga mengundang warga sekitar berdatangan.
Diduga bahwa pelakunya adalah Sukarni, tetangga yang rumahnya berjarak sekitar 100 meter dari rumah korban. Sukarni ini diduga selingkuhan korban, karena mereka pernah kabur selama empat tahun. Sukarni dicurigai sebagai pelaku sebab warga mengetahui dia kabur dari rumah korban sembari membawa pisau. [yog/but]






