Lamongan (beritajatim.com) – Hujan es dan angin kencang melanda Kabupaten Lamongan, tepatnya di Desa Latukan, Kecamatan Karanggeneng. Fenomena ini pun diunggah dalam bentuk video oleh sejumlah warga desa setempat di media sosial, Sabtu (17/12/2022) sore.
Dalam video berdurasi pendek itu, tampak hujan es tersebut menimbulkan bunyi yang berisik saat menimpa atap rumah warga. Es dari guyuran hujan itu sebesar kuku jari orang dewasa yang berbentuk seperti kerikil. “Latukan hujan es,” kata warga dalam video pendek yang beredar di media sosial tersebut, Sabtu (17/12/2022).
Salah seorang warga Desa Latukan, Laili (30) menyatakan bahwa hujan es ini terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Laili membenarkan, hujan es yang menghujani atap rumah itu menimbulkan suara yang cukup keras. “Iya tadi ada hujan es, sekitar pukul 15.00 WIB, hujannya juga deras,” tandasnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”hujan-es”]
Laili mengaku, awalnya ia tidak menyadari jika ada hujan es. Namun, karena suara butiran es yang jatuh bersama hujan menimbulkan suara cukup berisik, akhirnya ia tahu kalau di desanya sedang ada hujan es.
Tak hanya itu, Laili mengungkapkan, butiran es ini juga banyak berjatuhan di halaman rumahnya. “Ukurannya kecil mas, paling ya seujung jari, seperti kerikil dan suaranya ya klutuk-klutuk pas kena atap,” bebernya.
Lebih lanjut, Laili berkata, durasi hujan es yang melanda desanya itu tidak terlalu lama, yakni sekitar 10 menit. Hanya saja, hujan es disertai angin kencang. “Hujan esnya tidak lama, sekitar 10 menitan saja, tapi hujannya yang lama,” paparnya.
Hujan es yang terjadi di Desa Latukan ini juga diakui oleh Risti, warga Desa Latukan lainnya. Risti juga mengakui jika hujan es yang melanda desanya tidak berlangsung lama tapi hujan derasnyalah yang lama. “Diluk (sebentar) mas, tapi deras plus angin kencang,” ujar Risti.
Kini, meski hujan es sudah tidak ada. Namun hujan masih deras mengguyur kawasan Desa Latukan, Kecamatan Karanggeneng, dan beberapa kawasan lain di wilayah Kabupaten Lamongan.[riq/kun]






