Gresik (beritajatim.com) – Sebuah kios bensin eceran dan satu kios pedagang bunga di Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Gresik, ludes dilalap api pada Sabtu (17/12/2022) pukul 10.00 WIB. Satu orang dilaporkan mengalami luka bakar dan sudah dievakuasi di Puskesmas Driyorejo.
Berdasarkan informasi yang dihimpun beritajatim.com, kebakaran itu bermula saat pemilik kios bensin eceran serta tukang tambal ban sedang memasang ban. Parahnya, pemasangan dilakukan sembari merokok.
Setelah merokok, tukang tambal ban itu membuang puntungnya dengan sembarangan. Dalam hitungan detik, api menyambar bensin eceran yang dijual, lalu membesar dan merambat ke kios pedagang bunga.
“Api terus membesar usai menyambar bensin. Kami berusaha memadamkan dengan alat seadanya tapi api tidak bisa dikendalikan,” ujar saksi mata, Rofiq.
Rofiq melanjutkan, karena api terus membesar dia langsung melaporkan kebakaran tersebut ke Pos Dinas Damkarla Driyorejo.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Gresik”]
“Kami tak mau ambil risiko karena api tidak bisa dipadamkan. Daripada merambat ke tempat lain langsung menghubungi Pos Damkar Driyorejo,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik, AH. Sinaga menyatakan, untuk memadamkan dua kios yang terbakar pihaknya menerjunkan delapan petugas ke lokasi.
“Setelah berjibaku selama satu jam lebih api berhasil dipadamkan. Petugas kami juga mengevakuasi satu orang istri tukang tambal ban yang mengalami luka bakar dan sudah ditandai petugas medis Puskesmas Driyorejo,” ungkapnya.
Selain menerjunkan delapan petugas, Dinas Damkarla Gresik juga mengerahkan dua unit mobil damkar. Satu dari Pemkab Gresik, satu unit mobil damkar dari Pemkot Surabaya serta satu unit mobil suplai air. [dny/beq]






