Banyuwangi (beritajatim.com) – Data sebelumnya menyatakan terdapat 16 pasien dari jurnalis yang mengalami keracunan masal. Mereka adalah para jurnalis peserta literasi Bank Indonesia saat mengadakan acara di Banyuwangi.
Namun, jumlah itu hanya data yang berada di RSUD Blambangan saja. Akan tetapi setelah dijumlah dengan data rumah sakit lainnya total sekitar 33 orang yang keracunan.
“Di RSUD Blambangan ada 16 pasien yang mendapatkan perawatan akibat gejala mual, muntah-muntah dan diare,” ungkap Direktur RSUD Blambangan, dr. Widji Lestariono, Senin (12/12/2022).
Sementara data dari RS Yasmin menunjukkan sekitar 17 pasien masuk sejak malam hingga pagi hari tadi. “Ada 17 di sini, mereka mendapatkan perawatan,” kata Humas RS Yasmin, Agus Riyanto.
[berita-terkait number=”4″ tag=”keracunan-massal”]
Diduga puluhan jurnalis keracunan itu akibat menyantap makanan yang disajikan saat acara berlangsung. Namun ada dugaan mereka keracunan saat makan di salah satu tempat makan di Alas Purwo.
“Untuk memastikan ini, mereka keracunan seperti apa nanti Dinas Kesehatan yang akan melakukan uji laboratorium. Mengambil sampel sisa muntah dari para pasien,” kata dr. Rio. [rin/but]






