Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (Uinsa) Surabaya menerima penghargaan Top 45 Pelayanan Publik Inovasi Terbaik Tahun 2022 mewakili Kemenag RI, Selasa (6/12/2022).
Layanan publik tersebut adalah IDe AsSALAM (Inisiasi Desa Nabung Saham Modal Sampah). IDe AsSALAM merupakan layanan publik yang dikelola oleh Laboratorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Uinsa.
Menpan-RB Abdullah Azwar Anas dalam sambutannya menyampaikan 5 prioritas kerja tahun 2019-2014 yakni pembangunan SDM, pembangunan infrastruktur, simplifikasi regulasi, penyederhanaan birokrasi, dan transformasi ekonomi.
Azwar Anas juga menjelaskan terkait reformasi birokrasi. Ada tiga hal penting yang harus dipahami dan dilaksanakan, yakni birokrasi yang berdampak, dirasakan langsung masyarakat, reformasi birokrasi bukan tumpukan kertas, dan birokrasi lincah dan cepat.
“Kami ingin mendorong percepatan reformasi birokrasi dan layanan publik di Indonesia. Tahun ini, RB dilaksanakan secara tematik, yakni RB pengentasan kemiskinan, RB peningkatan investasi, RB digitalisasi administrasi pemerintah. Semangat membawa ASN keluar dari rutinitas menuju budaya inovasi dan meningkatkan kepuasan publik,” paparnya.
Sementara Rektor Uinsa Prof Akh Muzakki mengatakan bahwa pencapaian penghargaan atas kaya inovasi pelayanan publik melalui IDe AsSALAM merupakan pintu masuk ke capaian-capaian prestasi berikutnya melalui ragam inovasi yang terus ditingkatkan.
“Tiada hari tanpa inovasi. Tiada hari tanpa prestasi. Uinsa, kampus Inovasi. Uinsa, kampus prestasi,” kata Muzakki.
[berita-terkait number=”4″ tag=”uinsa”]
Setelah melalui tahapan yang tidak mudah dilalui dalam ajang KIPP (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) yang diselengarakan KemenpanRB tahun 2022 ini, akhirnya IDe AsSALAM Uinsa bersanding bersama aplikasi Peduli Lindungi Kementerian Kesehatan, meraih Top 45 Layanan Publik Inovasi Terbaik. Kemenag juga meraih 5 Top Outstanding Pelayanan Publik Terbaik.
IDe AsSALAM adalah salah satu inovasi yang diusung Laboratorium FEBI Uinsa di bawah bimbingan Dr Fatmah. Layanan publik yang memberikan wadah untuk mahasiswa Uinsa dan warga masyarakat, terutama ibu-ibu di daerah nelayan, serta di kampung Binaan Uinsa untuk mengenal saham dengan bermodalkan sampah.
Dengan mengumpulkan sampah, mereka mampu membeli saham di Indofood serta perusahaan-perusahaan yang lainnya. Atas capaian gemilang tersebut, sebelumnya IDe AsSALAM juga telah memecahkan Rekor MURI Indonesia. “Semoga ini menginspirasi civitas akademika Uinsa yang lainnya untuk berpacu dalam mengembangkan inovasi layanan publik di wilayah kewenangannya masing-masing,” harap Prof. Muzakki.
Hadir mewakili Kementerian Agama RI, Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kemenag RI Drs H Akhmad Lutfi turut menyampaikan apresiasi atas prestasi yang ditorehkan Uinsa Surabaya.
“Ini penghargaan pertama kali yang diterima KL Kemenag. Uinsa telah ikut mengangkat nama Kemenag RI. Dan UINSA adalah satu satunya perguruan tinggi yang telah lolos mewakili kemenag dalam ajang KIPP 2022,” ujar Kabiro Ortala Kemenag RI tersebut. (ipl/ted)






