Bojonegoro (beritajatim.com) – PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12, Regional Indonesia Timur melaksanakan program Sehat Anak dan Ibu Tercinta Bersama Posyandu Mandiri (SIPANDU MANDIRI). PEPC bersama mitranya melakukan serah terima bantuan peralatan operasional unit usaha produktif program SIPANDU MANDIRI di Balai Desa Kaliombo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (2/12/2022).
Field Officer Community Relations & CSR PEPC Edi Arto usai menyerahkan bantuan peralatan pendukung dari usaha berbasis kader Posyandu mengungkapkan, adanya program tersebut diharapkan bisa meningkatkan kualitas status gizi balita di sekitar area operasi Project Jambaran – Tiung Biru (JTB).
“Semoga unit usaha mandiri yang dikelola teman-teman kader Posyandu semakin maju dan berkembang, sehingga dapat lebih maksimal lagi dalam mendukung upaya peningkatan derajat status gizi balita,” ujarnya.
Mewakili warga masyarakat desa dan penerima bantuan, Kepala Desa Kaliombo, Rohmad Edi menyampaikan rasa terima kasih kepada PEPC yang telah memberikan perhatian kepada warga. Terlebih pada program kesehatan balita, mengingat masa balita adalah masa emas dalam pertumbuhan dan perkembangan generasi bangsa.
“Kami mewakili masyarakat sekali lagi menyampaikan terima kasih kepada PEPC dan Paratazkia yang turut memperhatikan peningkatan kesehatan warga,” ungkapnya.
Di hari yang sama, kegiatan penyerahan bantuan juga dilaksanakan di Balai Desa Pelem, Purwosari. Bantuan diberikan dalam bentuk modal usaha berupa berbagai macam peralatan produksi yang disesuaikan dengan jenis usaha produksi yang akan dikembangkan oleh kader Posyandu tersebut.
[berita-terkait number=”3″ tag=”jtb”]
Secara keseluruhan, bantuan program ini diberikan pada 15 Posyandu yang berada di 4 desa sekitar area proyek JTB. Adapun dua desa penerima lainya ialah Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem dan Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo.
Sebelumnya, rangkaian pelatihan dan pendampingan telah diberikan kepada para kader antara lain berupa pendampingan kelas ibu, pendampingan terhadap balita gizi kurang melalui pemberian makanan tambahan dan pelatihan penyajian menu bergizi berbasis potensi lokal. Termasuk studi tiru tata kelola dan sistem pengelolaan Posyandu berbasis digital ke Desa Ponggok, Klaten Jawa Tengah. [lus/suf]






