Blitar (beritajatim.com) – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Blitar menyebabkan sejumlah pohon besar tumbang, Minggu (4/12/2022) sekitar pukul 14.00 WIB. Salah satunya adalah berada di Kecamatan Wonodadi. Di kawasan tersebut terdapat 2 pohon tumbang akibat tidak kuat menahan kencangnya angin.
Akibat kejadian itu, satu rumah warga dilaporkan rusak setelah tertimpa batang pohon yang roboh. “Benar ada kejadian rumah rusak akibat tertimpa pohon. Di kecamatan Wonodadi ada 2 pohon tumbang,” kata Ivong Bettryanto, Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Minggu (4/12/2022).
Rumah milik Gery Purwanto Warga Desa Gandekan Kecamatan Wonodadi itu rusak di bagian atap. Bagian genting dan kayu atap rumah rusak akibat tertimpa batang pohon. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. “Hanya rusak ringan bagian atap rumah, bagian genting dan plafon rumah ambrol setelah tertimpa pohon roboh,” jelasnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pohon-tumbang”]
Petugas BPBD dan Polri yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi terhadap pohon yang roboh tersebut. Pemotongan kayu dan pembersihan material bangunan yang rusak juga langsung dilakukan. Selain merusak bangunan rumah warga, pohon tumbang juga menutup akses jalan desa Gandekan Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar.
Perlu waktu sekitar 30 menit bagi petugas untuk melakukan evakuasi pohon tumbang tersebut. “Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi pohon tumbang di jalan dan rumah warga. Alhamdulillah semua sudah bisa dibersihkan,” imbuh Ivong.
Tidak hanya di Kecamatan Wonodadi, hal serupa juga terjadi di Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Pohon yang berukuran cukup besar tumbang dan menutup akses jalan Kediri-Blitar, yakni di timur perempatan Poluan. Akses lalu lintas sempat terganggu karena batang pohon menutup sebagian jalan penghubung Kediri-Blitar tersebut.

Namun kondisi itu tidak berlangsung lama setelah petugas dari Polres Blitar Kota dan BPBD Kabupaten Blitar melakukan evakuasi batang kayu yang menutup jalan. “Selain di Wonodadi pohon tumbang juga menutup akses jalan di timur Poluan Srengat, petugas sudah datang ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi,” jelasnya.
Pasca proses evakuasi, jalan Kediri-Blitar kembali bisa dilalui oleh kendaraan. Meski begitu BPBD Kabupaten Blitar mengimbau agar pengguna jalan tetap waspada akan kemungkinan terjadinya pohon tumbang saat kondisi hujan seperti saat ini. [owi/suf]






