Mojokerto (beritajatim.com) – Hujan deras yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Mojokerto sejak, Selasa (1/11/2022) petang menyebabkan dua pohon berukuran besar tumbang.
Dua pohon berukuran besar di dua lokasi berbeda tumbang ke jalan protokol Kota Mojokerto.
Sekitar pukul 20.15 WIB, sebuah pohon tumbang di Jalan Lingkungan Kedungsari, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.
Pohon mangga gadung berukuran besar ambruk dan menutup ruas jalan. Petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto yang mendapatkan laporan langsung melakukan evakuasi.
Sementara sebuah pohon jenis Polyalthia longifolia (glodokan) di Jalan Raya Surodinawan, Kelurahan Prajurit Kulon, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto juga tumbang. Pohon berukuran besar tersebut tumbang sekitar pukul 20.30 WIB. Beruntung saat kejadian, tak ada kendaraan atau warga yang melintas.
Anggota Polsek Prajurit Kulon bersama DLH Kota Mojokerto, Tagana, relawan dan warga langsung melakukan evakuasi. Arus lalu lintas sempat terhambat lantaran batang pohon menutup separuh ruas jalan. Pohon dengan diameter sekitar 50 cm tersebut tumbang saat hujan deras.
Agen Informasi Bencana (Agisena), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, Achmad Kurniawan mengatakan, Pohon tumbang di Lingkungan Kedungsari disebabkan angin kencang. “Saat kondisi hujan lebat, terjadi pohon tumbang jenis mangga berdiameter 60 cm,” ungkapnya.
“Alhamdulillah, yang di Kedungsari sudah terkondisi. Sesaat setelah evakuasi di Kedungsari, kami mendapatkan info kembali adanya pohon tumbang di Jalan Surodinawan tepat di sisi utara Masjid Surodinawan. Pohon tumbang dengan jenis glodokan diameter 50 cm tersebut menutup akses Jalan Surodinawan,” ujarnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”mojokerto”]
Bersama anggota Polsek Prajurit Kulon, relawan, Tagana serta instansi terkait melakukan evakuasi pohon tumbang. Pohon tumbang di Jalan Surodinawan, lanjut Wawan, karena disebabkan akar pohon sudah rapuh. Daun dan ranting pohon cukup lebat, ditambah hujan deras yang mengguyur sehingga tidak bisa menahan beban.
“Bukan karena angin yang di Surodinawan tapi karena akarnya sudah rapuh, tidak kuat menahan beban daun dan ranting yang lebat. Alhamdulillah, untuk proses evakuasi pohon tumbang di dua lokasi berjalan dengan lancar. Dan akses jalan kembali normal, untuk kejadian ini nihil korban jiwa,” jelasnya. [tin/ted]







