Magetan (beritajatim.com) – Maling yang diduga berjumlah lebih dari satu orang mengobok-obok SMK Kesehatan Bhakti Indonesia Medika (BIM) Maospati di Desa Klagen Gambiran, Maospati, Magetan, Jawa Timur, Jumat (28/10/2022). Sejumlah barang elektronik dan uang tunai raib.
Kejadian itu pertama kali diketahui oleh salah seorang guru yang hendak mengambil sound system di ruang guru untuk persiapan upacara peringatan Sumpah Pemuda. Namun, saat hendak membuka pintu, sudah terlihat gembok pintu sudah terlihat dirusak. Pun, saat dibuka dan masuk, jendela ruang guru sudah terbuka dan ada bekas congkelan. Barang-barang di ruang guru sudah berserakan seperti bekas diobok-obok. Sejumlah barang elektronik juga hilang.
Kepala SMK Kesehatan BIM Maospati Heni Retnowati mengungkapkan jika kejadian pencurian diketahui saat sejumlah guru yang datang ke sekolah hendak menyiapkan peralatan untuk upacara Sumpah Pemuda. Namun, karena kondisi ruang guru sudah acak-acakan sejumlah guru pun turut mengecek laboratorium komputer dan ruang tata usaha (TU). Kondisi kedua ruangan itu pun sama, parahnya duit pembayaran sumbangan pembiayaan pendidikan (SPP) yang berada di dalam lemari juga turut raib.
“Yang hilang ada laptop, hardisk komputer, dan uang tunai. Uang tunainya di ruang TU setahu kami ada sekitar Rp1 juta. Uang itu sengaja ditaruh di sana demi keamanan namun ternyata malah digondol pencuri,” kata Heny saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat (28/10/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”magetan”]
Kapolsek Maospati AKP Sumantri membenarkan perihal kejadian itu. Sementara dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan inventarisir dengan pihak sekolah diketahui sejumlah 2 buah motherboard , 1 hardisk komputer, 1 laptop beserta Chargernya dan uang tunai sebesar Rp7.000.000 milik sekolah SMK Kesehatan BIM.
“Memang betul ada dugaan tindak pidana pencurian di SMK Kesehatan BIM Maospati. Hasil olah TKP diduga maling mencongkel jendela dan mengambil barang elektronik dan uang tunai. Akibat kejadian tersebut pihak SMK Kesehatan BIM mengalami kerugian sekitar Rp10.000.000. selanjutnya kejadian kami proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Sumantri, Jumat (28/10/2022)

Dari lokasi kejadian polisi mengamankan satu buah gembok dan satu kait gembok warna silver yang sudah rusak. Kasus pencurian itu kini dalam penyelidikan Polsek Maospati. (fiq/ted)






