Bojonegoro (beritajatim.com) – Operator lapangan minyak dan gas bumi (migas) Blok Tuban terus berupaya untuk menjaga stabilitas jumlah produksi. Terbukti pada bulan September 2022 produksinya diketahui relatif stabil.
Humas Pertamina EP Field Sukowati Eko Yudha Prawira mengatakan, produksi minyak dan gas bumi (migas) pada bulan September 2022 relatif stabil dibanding produksi sebelumnya.
Produksi di lapangan Sukowati untuk minyak diangka 4.771 BOPD dan 8.89 MMSCFD untuk gasnya. “Solusi penananganan adalah melakukan well intervention job pada sumur produksi yaitu sebanyak 22 sumur,” ujarnya, Minggu (23/10/2022).
Di dalam Blok Tuban, selain Lapangan Sukowati juga ada Lapangan Mudi yang dikelola oleh Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE TEJ). Jumlah produksi sumur Mudi sendiri saat ini berkisar antara 1.100 -1.200 BOPD. “Produksi masih stabil,” ujar Relation PHE TEJ, Amarullah.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pertamina”]
Wilayah Zona 11 Regional 4 Pertamina EP Cepu Subholding upstream itu rencana akan menambah dua sumur produksi di Desa Rahayu Kecamatan Soko Kabupaten Tuban. Dua sumur produksi yang rencananya akan dibor pada awal November 2022 adalah sumur 10ST2 dan 27.
Pemboran dua sumur tersebut diharapkan mampu mempertahankan atau meningkatkan jumlah produksi. Target produksi dua sumur yang akan dibor tersebut sebesar 250 sampai 300 BOPD. [lus/but]






