Gresik (beritajatim.com) – Imbas tergulingnya truk bermuatan gypsum menyebabkan arus lalu lintas (Lalin) di Jalan Raya Pantura Duduksampeyan, Gresik, sempat mengalami macet hingga tiga kilometer. Selain menutup badan jalan, muatan gypsum juga tumpah ke jalan. Penyebab kecelakaan diduga sopir mengantuk.
Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Wiji mengatakan, kecelakaan tunggal yang berada di Jalan Raya Desa Setrohadi Kecamatan Duduksmpeyan. Tidak ada korban jiwa. Kendaraan dump truk L 8016 UE dikendarai Atim (56) asal Kabupaten Tuban.
Truk yang dikemudi Atim mengalami oleng saat melintas dari arah Gresik menuju Tuban. “Sopir truk tidak menguasai setir, dan membentur pembatas tengah jalan, truk pun oleng, lalu jatuh ke kiri,” katanya, Rabu (19/10/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”kecelakaan-gresik”]
Ditambahkan Wiji, akibat kecelakaan tersebut anggotanya melakukan evakuasi truk beserta muatannya. Atas kejadian tersebut mengakibatkan kerugian material sekitar Rp 15 juta. “Arus jalan sempat mengalami kemacetan, Namun sudah kembali lancar, usai truk di evakuasi,” tandasnya. [dny/suf]






