Magetan (beritajatim.com) – Jalan Tembus atau Jalan Raya Sarangan-Tawangmangu dianggap rawan longsor dan pohon tumbang. Kawasan jalan pegunungan dan kanan kirinya ditumbuhi pepohonan yang tinggi dan besar itu bisa saja membahayakan pengguna jalan jika hujan mengguyur. Tak hanya itu, kawasan jalan tembus juga rawan terjadi luapan air yang membawa material pasir dan kerikil saat hujan.
Sebelumnya, sempat terjadi longsor pada 3 Oktober 2022 di Jalan Raya Sarangan Tawangmangu tepatnya di dekat lokasi wisata Mbah Djoe Resort yang menutup 80 persen badan jalan. Serta, material batu dan kerikil yang meluber ke jalan raya di atas kebun stroberi masuk Kelurahan Sarangan, Plaosan, Magetan.
Kedua kejadian itu terjadi saat malam hari ketika hujan deras mengguyur selama lebih dari satu jam. Tidak ada korban dalam.kejadian itu namun lalu lintas sempat tersendat. Petugas gabungan pun langsung melakukan evakuasi dan lalu lintas lancar pada 4 Oktober 2022 dini hari.
Kemudian, ada pula pohon tumbang yang menutup 50 persen badan jalan tepatnya di atas lokasi wisata Lawu Green Forest pada 4 Oktober 2022. Pohon itu tumbang sekitar pukul 15.30 WIB. Beruntung tidak ada kendaraan yang tertimpa. Namun, arus lalu lintas sempat terganggu, dan lancar setelah setengah jam upaya evakuasi.
Kalaksa BPBD Magetan Ari Budi Santosa memberikan imbauan pada seluruh pengguna jalan agar terus waspada. Utamanya di saat musim penghujan dan belakangan ada peringatan cuaca ekstrem yang bakal melanda Magetan hingga 16 Oktober 2022 oleh BMKG Juanda.
[berita-terkait number=”4″ tag=”magetan”]
“Selama musim hujan harus selalu waspada, jika melintasi daerah yang rawan longsor dan pohon tumbang. Tak perlu ngebut, kecepatan agak dikurangi, kalau bisa hindari lewat jalan tersebut jika hujan deras mengguyur atau lebih baik menghentikan perjalanan sampai hujan sudah reda,” kata Ari.
Ari menyebut anggotanya selalu siap untuk melakukan penanggulangan bencana. Pun, dia meminta agar masyarakat juga turut waspada dan tanggap bencana. BPBD dalam hal ini terus mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap dampak cuaca ekstrem dan apabila terdapat kejadian bencana alam ataupun lainnya dapat menghubungi nomor pelayanan BPBD Kabupaten Magetan. [fiq/but]






