Bangkalan (beritajatim.com) – Mall Pelayanan Publik (MPP) Pemerintah Kabupaten Bangkalan, telah beroperasi sejak dua tahun yang lalu. Namun, berbagai fasilitas penunjang hingga kini masih belum tersedia secara maksimal. Hal ini menjadi bahan perbincangan Komisi A DPRD setempat lantaran fasilitas belum lengkap.
Ketua Komisi A DPRD Bangkalan H. Syaiful Anam mengungkapkan, fasilitas seperti yang dapat membantu penyandang disabilitas dan ruang laktasi bagi ibu menyusui hingga saat ini belum terpenuhi.
“Padahal tujuannya MPP itu untuk memudahkan dalam memberikan pelayan terhadap masyarakat. Tapi fasilitas bagi kaum minoritas belum ada, jadi terkesan tidak ramah,” terangnya, Senin (10/10/2022).
Politisi Partai Gerindra ini mengungkapkan, bahwa pihkanya sudah sering melakukan koordinasi dengan mitra kerjanya. Akan tetapi, untuk kelengkapan fasilitas MPP kembali pada ketersediaan anggaran.
“Kami inginkan agar semua warga bisa menikmati fasilitas MPP dengan nyaman. Akses penyandang disabilitas dan ruang menyusui harus segera disediakan,” tegasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bangkalan”]
Untuk melakukan perombakan, kata dia, memang tidak mudah jika dilihat dari situasi anggaran dalam dua tahun terakhir.
“Kami tau itu tidak mudah. Tapi keberadaan fasilitas bagi penyandang disabilitas dan ruang laktasi bagi ibu menyusui harus dipikirkan agar semua masyarakat bisa menikmati layanan di MPP,” tandasnya. [sar/but]






