Mojokerto (beritajatim.com) – Sejumlah pendakian gunung di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo Mojokerto ditutup sementara. Penutupan jalur pendakian tersebut dilakukan menyusul potensi cuaca ekstrem saat musim hujan yang terjadi pada Oktober 2022 ini.
Hal tersebut disampaikan Kepala Resort Pengelolaan Hutan (RPH) 08 Pengendali Ekosistem Hutan, Tahura R Soerjo, Ni Luh Novyanthi. “Instruksi dari pimpinan untuk pendakian di kawasan Tahura, semua ditutup sementara,” ungkapnya, Senin (10/10/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”pendakian”]
Instruksi penutupan tersebut berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait cuaca ekstrem. Penutupan sementara untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem dan kejadian yang tidak diinginkan.
“Kita menutup pendakian mulai dari Gunung Welirang-Arjuno, Gunung Pundak dan Watu Jengger ditutup mulai tanggal 9-15 Oktober karena kondisi cuaca saat ini ekstrem. Penutupan sementara hanya di kawasan pendakian gunung di kawasan Tahura,” katanya.
Sementara untuk wisata di kawasan Tahura R Soerjo tetap beroperasi normal. Seperti wisata air terjun dan bumi perkemahan yang ada di wilayah Tahura R Soerjo masih tetap buka. Empat gunung tersebut yakni Gunung Welirang-Arjuno, Gunung Pundak dan Watu Jengger. [tin/kun]






