Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 304 orang pencari kerja di Kota Mojokerto mengikuti pelatihan kerja berbasis kompetensi yang diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPNAKER) Kota Mojokerto dengan memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat membuka kegiatan peningkatan keterampilan berbasis kompetensi di Hall Prajna Wijaya, Mal Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada Kota Mojokerto menyampaikan, untuk bisa bekerja orang harus memiliki keterampilan berbasis kompetensi.
“Keterampilan berbasis kompetensi akan ditunjukkan dalam bentuk sertifikat yang diperoleh setelah mengikuti pelatihan. Tidak semua pencari kerja sebagai pegawai, tapi juga ada peluang untuk menjadi pengusaha. Pekerjaan tidak harus selalu dilamar, tapi juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk diri sendiri,” ungkapnya, Selasa (20/9/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkot-mojokerto”]
Yakni dengan menjadi wirausaha asal memiliki keterampilan atau kompetensi. Ning Ita (sapaan akrab, red) berpesan agar memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin. Karena, lanjut Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini, 304 peserta yang hadir merupakan orang-orang terpilih dari 4700 pencari kerja di Kota Mojokerto. “25 hari kerja efektif tolong dimanfaatkan semaksimal mungkin sehingga ilmunya bisa diterapkan di dunia kerja,” harapnya.
Sementara itu, Kepala DPMPTSPNAKER Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono mengatakan, dalam pelatihan kerja berbasis kompetensi para pencari kerja dapat memilih berbagai macam pelatihan sesuai minat dan bakat. Diantaranya pelatihan multimedia, pelatihan menjahit, pelatihan tata boga.
“Pelatihan tata rias pengantin gaun panjang, pelatihan servis pendingin/AC, pelatihan servis motor, pelatihan servis mobil, pelatihan teknik komputer jaringan, pelatihan las dan pelatihan instalasi listrik. Pelatihan mulai 20 September 2022 sampai dengan 24 Oktober 2022,” ujarnya.
Yakni dengan estimasi waktu tiap pelatihan selama 25 hari bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) Mojokerto, SMKN 1 dan SMKN 2 Kota Mojokerto. Dalam kesempatan tersebut, para pencari kerja juga mendapatkan asistensi secara langsung untuk mendaftar Kartu Pra Kerja.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan peningkatan keterampilan kerja pelatihan berbasis kompetensi adalah Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Sidoarjo, Pantjoro Agung, Kepala BLK Mojokerto, Kasi Datun Kota Mojokerto serta Kepala SMKN 1 dan 2 Kota Mojokerto. [tin/kun]






