Tuban (beritajatim.com) – Sejumlah warga yang tinggal di kawasan Desa Kedungrojo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban digegerkan dengan adanya sapi yang masuk ke dalam sumur galian, Jumat (16/9/2022).
Seekor sapi yang tercebur sumur itu milik M Sholeh (53), petani Desa Kedungrojo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Awalnya, pemilik sapi kaget lantaran hewan jenis brahma tersebut tiba-tiba hilang dari kandang. Jarak kandang dengan sumur sekitar 1 meter.
[berita-terkait number=”3″ tag=”sapi”]
Kejadian itu berawal ketika Sholeh yang baru bangun tidur. Dia kemudian menuju kandang yang ada di belakang rumahnya. “Tadi saya bangun tidur, melihat sapi di kandang sudah tidak ada. Kemudian saya mencari keliling sekitar rumah, juga tidak ada,” terang M Sholeh.
Setelah mencari keliling rumah dan juga ke tetangganya, pemilik sapi tersebut kemudian kembali ke kandangnya yang berdampingan dengan rumahnya itu. Nah, saat melihat di samping kandang baru diketahui sapi tersebut satu talinya terlepas hingga sudah berada di dalam sumur dengan kedalaman sekitar 5 meter. “Waktu saya lihat sudah berada di dalam sumur. Kepalanya masih kelihatan,” sambungnya.
Mengetahui kondisi sapinya yang sudah berada di sumur, Sholeh langsung meminta tolong pada warga sekitar. Selanjutnya, pemilik sapi juga melaporkan kejadian terjeburnya hewan ternak itu kepada petugas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tuban untuk meminta bantuan evakuasi.

“Setelah mendapatkan laporan itu kita langsung menerjunkan tim ke lokasi. Selanjutnya, dengan bantuan warga, sapi tersebut berhasil kita evakuasi,” ungkap Sutaji, Kepala Bidang (Kabid) Damkar Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Tuban.
Proses evakuasi sapi dengan berat ratusan kilogram dari dalam sumur tersebut cukup sulit. Pasalnya, kondisi sumur yang juga sempit. Sapi yang kepalanya belum tenggelam tersebut berhasil dievakuasi dalam kurun waktu sekitar setengah jam. Caranya, ditarik ke atas menggunakan tali besar. “Sapi berhasil diangkat dengan kondisi selamat. Tapi ada beberapa bagian tubuh sapi yang sedikit luka-luka,” pungkasnya. [mut/suf]






