Surabaya (beritajatim.com) – Massa dari pendukung Persebaya Surabaya alias Bonek terus bertambah memadati kantor manajemen Persebaya Surabaya di Jalan Hayam Wuruk, Sutos, Kamis (15/09/2022) malam. Akibatnya, aparat kepolisian harus menembakan gas air mata ke arah suporter Persebaya.
Pantauan Beritajatim.com, anggota kepolisian yang berjaga terus bertambah dan datang sekitar pukul 20.50 WIB ke kawasan Sutos. Sekitar pukul 21.00 WIB, massa aksi yang tak dikunjungi oleh manajemen Persebaya lantas mengamuk kepada satu orang yang melakukan provokasi ke masa aksi.
Tak berselang lama, gas air mata ditembakan oleh pihak kepolisian membuat massa buyar.
“Mundur-mundur gas air mata,” ujar salah satu Bonek mania.
Pantauan beritajatim, hingga pukul 21.27 WIB massa aksi masih menunggu gas air mata yang ditembakan polisi hilang.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persebaya”]
Sebelumnya, Bonek harus menelan pil pahit akibat Persebaya menelan kekalahan oleh Rans Nusantara FC dengan skor 1-2 di Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (15/09/2022).
Akibatnya, ratusan Bonek demo di depan Kantor Manajemen Persebaya Surabaya di Jalan Hayam Wuruk (Sutos Mall) sekitar pukul 19.20 WIB.
Dalam aksinya, ratusan Bonek membawa cat semprot dan banner dengan tulisan #Ajiout dan #Yahyaout.
“Kalah terus main ga niat, manajemen harus berbenah,” ujar Ita salah satu Bonita yang hadir. [ang/but]






