Jember (beritajatim.com) – DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, segera menyampaikan surat sikap Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa yang menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi ke Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Surat yang juga ditandatangani tujuh fraksi di DPRD Jember ini rencananya akan dikirimkan pekan depan. “Pimpinan akan langsung kontak, karena keinginan mahasiswa adalah menyampaikan ini ke Kememterian BUMN. Kami akan berkirim surat untuk mohon waktu menyampaikan aspirasi mahasiswa ini,” kata Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi, ditulis Minggu (11/9/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”demo-bbm”]
Aliansi BEM Jember tidak memberikan tenggat waktu kepada DPRD Jember. “Mereka minta secepatnya. Saya sudah jelaskan kepada para ketua BEM, bahwa lembaga (yang hendak dituju adalah) kementerian. Kami levelnya pemerintah tingkat dua. Cepat atau tidaknya, sangat bergantung kepada kementerian kapan akan membukakan pintu untuk kami,” kata Itqon.
Itqon berharap pekan depan surat mahasiswa sudah tersampaikan. “Mudah-mudahan kementerian segera mendisposisi surat yang kami luncurkan,” katanya. [wir/suf]






