Surabaya (beritajatim.com) – Ratusan buruh kembali berdemo di depan Gedung Negara Grahadi untuk menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan menuntut kenaikan upah, Rabu (31/08/2022). Untuk mengamankan situasi dan kondisi, pihak kepolisian mengerahkan 667 personel.
Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Polrestabes Surabaya, Kompol M Fakih mengatakan ratusan personel polisi sudah disiagakan untuk antisipasi aksi buruh hari ini. “Ada 667 personel yang disiagakan dan disebat di sepanjang aksi buruh yang berpusat di Grahadi,” kata Fakih kepada Beritajatim.com, Rabu (31/8/2022).
Dari pantauan Beritajatim sejumlah buruh saat ini sudah memasuki jalan Gubernur Suryo dengan menggunakan kendaraan roda dua , roda empat, mobil dengan sound system, serta bus. Mereka juga terlihat membawa atribut seperti bendera bertuliskan partai buruh.
[berita-terkait number=”5″ tag=”demo”]
Perlu diketahui, Sekitar 500 buruh di Jatim akan menggelar unjuk rasa hari ini. Aksi tersebut akan berpusat di gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Ketua DPW FSPMI Provinsi Jawa Timur Jazuli mengatakan, buruh yang mengikuti aksi berasal dari sejumlah daerah. Mulai dari Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten dan Kota Mojokerto, Pasuruan, Kabupaten Tuban, Probolinggo, Kabupaten Jember, Lumajang, hingga Banyuwangi.
“Massa aksi mulai berangkat dari daerah masing-masing untuk bertemu di titik kumpul utama di Jalan Frontage Ahmad Yani sekitar pukul 12.00 WIB, kemudian bergerak bersama ke Gedung Negara Grahadi,” kata Jazuli dalam keterangannya, Rabu (31/8/2022). (ang/kun)






