Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 251 atlet dayung se-Jawa Timur akan adu kecepatan untuk menyusuri Sungai Brantas dalam Festival Mojo Getar. Festival Mojo Getar merupakan festival yang digelar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kota Mojokerto berkolaborasi dengan seniman Kota Mojokerto.
Pembukaan Festival Mojo Getar ditandai dengan penyalaan obor festival oleh Ketua Umum Dekopinda Sri Untari Bisowarno serta pelepasan race pertama lomba dayung oleh Wali Kota Mojokerto bersama Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Kusnadi dan Ketua PODSI Jatim Laksda TNI Edwin.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari membuka secara langsung festival yang akan digelar selama dua hari yakni mulai tanggal 20-21 Agustus 2022. “Dalam peringatan HUT RI ke-77 berbagai kegiatan leluasa untuk diadakan guna mendukung tema nasional yaitu ‘Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat’,” ungkapnya, Sabtu (20/8/2022).
Karena, lanjut Ning Ita (sapaan akrab, red) dengan berbagai event yang menyedot perhatian masyarakat maka pertukaran ekonomi terjadi. Sehingga harapannya, lanjut Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini, kebangkitan ekonomi di Kota Mojokerto bisa lebih kuat dibandingkan tahun sebelumnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Mojokerto”]
“Termasuk dengan adanya Festival Mojo Getar ini, diharapkan bisa membawa kebangkitan ekonomi di Kota Mojokerto. Semoga kegiatan olahraga yang diseiringkan dengan kegiatan seni budaya ini berjalan dengan lancar dan memberikan kontribusi seluas-luasnya untuk warga Mojokerto dan sekitarnya,” harapnya.
Dalam Festival Mojo Cetar tersebut juga ditampilkan pertunjukan seni bantengan Eyang Macan Putih, seni tari, bazar seni dan budaya serta bazar UMKM. Turut hadir dalam pembukaan Festival Mojo Getar 2022, Ketua DPRD Kota Mojokerto Sunarto, Ketua Dekopinda Kota Mojokerto Supriyadi Karima Saiful, Pembina LPM Kaloka Malang Romo Tosan Bisowarno. [tin/beq]






