Lamongan (beritajatim.com) – Beasiswa pendidikan gratis dengan total alokasi 7.230 tahun 2022 untuk jenjang SD, SMP, SMA, dan S1 serta S2 khusus hafidz sudah bisa diakses oleh seluruh masyarakat di Lamongan.
Beasiswa ini diselenggarakan oleh Pemkab Lamongan melalui program Perintis tahun 2022 yang baru saja dilaunching oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, sebagai kado saat momen HUT ke-77 RI, di Pendopo Lokatantra Lamongan.
Menurut Bupati Yuhronur, beasiswa ini dimaksudkan untuk meningkatan kualitas sumber daya manusia, menjamin pemerataan kesempatan, dan peningkatan mutu pendidikan bagi masyarakat di Kabupaten Lamongan.
Selain itu, program Perintis ini juga merupakan program pemberian beasiswa pendidikan bagi siswa SD, SMP, SMA sederajat dan mahasiswa yang telah diatur teknisnya berdasarkan Perbup Nomor 34 Tahun 2022.
“Akses anak usia dini dan masyarakat Lamongan terhadap layanan pendidikan berkualitas terus kami prioritaskan melalui program ‘Perintis’. Di momen yang berbahagia ini sebagai kado untuk masyarakat Lamongan, saya umumkan bahwa mulai saat ini beasiswa dengan total alokasi 7.230 orang untuk jenjang SD, SMP, SMA, dan S1 serta S2 khusus hafidz mulai hari ini sudah bisa diakses oleh seluruh masyarakat Lamongan,” ungkapnya, (18/8/2022).
Dari total beasiswa untuk 7.230 pelajar ini, Yuhronur menyebut, rinciannya meliputi 3.000 siswa SD sederajat, 1.800 siswa SMP sederajat, 1.000 siswa SMA sederajat, dan 1.430 Mahasiswa, dengan total anggaran Rp 7,53 milyar.
“Tentu banyak rencana kami yang belum terealisasikan. Insyaallah dengan dukungan dan komitmen semua elemen masyarakat serta langkah inovatif dan kreativitas seluruh aparatur pemerintah, agenda besar pembangunan di Kabupaten Lamongan dapat diwujudkan. Tidak ada kejayaan tanpa perjuangan,” terangnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-lamongan”]
Lalu apa saja syarat yang harus dipenuhi oleh siswa SD, SMP, dan SMA sederajat, serta mahasiswa yang ingin mengakses program ini?
Adapun syarat bagi siswa yakni bersekolah dan beridentitas di Kabupaten Lamongan, berasal dari keluarga yang kurang sejahtera, dan bukan penerima beasiswa serupa.
Sedangkan syarat bagi mahasiswa S1, yakni berasal dari keluarga kurang sejahtera dan beridentitas Lamongan, berkuliah di PTN Jawa-Bali atau PTS di wilayah Lamongan.
Untuk yang S1 berprestasi atau hafidz 30 juz, syaratnya adalah beridentitas Lamongan, berprestasi minimal 2 tahun terakhir tingkat provinsi/nasional/internasional atau hafidz 30 juz.

Kemudian khusus mahasiswa S1 guru, selain beridentitas Lamongan juga harus mengajar di lembaga sekolah di Lamongan. Terakhir bagi mahasiswa S2 syaratnya adalah hafidz 30 juz dan beridentitas Lamongan, yang juga merupakan mahasiswa dari PTN Jawa-Bali atau PTS wilayah Lamongan.
Sebagai informasi tambahan, alur pelaksanaan beasiswa ini dimulai dari tahap pendaftaran melalui link website Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, yakni https://disdik.lamongankab.go.id yang telah dimulai sejak tanggal 9 Agustus.
Selanjutnya akan dilaksanakan seleksi administrasi, verifikasi faktual, wawancara (khusus mahasiswa baru), hingga penetapan, pemanfaatan dan pertanggungjawaban. Penyaluran beasiswa seluruhnya dalam bentuk buku rekening dan ATM ‘Perintis’.[riq/ted]






