Lamongan (beritajatim.com) – Menjalani laga uji coba pamungkas di kandang sendiri, Persela Lamongan mampu meraih kemenangan atas PSKC Cimahi dengan skor 4-1, pada Minggu (14/8/2022) malam.
Adapun 4 gol Persela itu masing-masing dicetak oleh Zulham Zamrun saat laga baru berjalan 2 menit, Elpin Pulu pada menit 32, Ibrahim Musa Kosepa pada menit 82, dan Jordan Zamorano di menit 90.
Sedangkan gol semata wayang PSKC Cimahi itu dipersembahkan oleh Yongki Aribowo pada menit 25.
Pelatih Persela, Fakhri Husaini mengatakan bahwa meski timnya meraih kemenangan telak, namun menurutnya Persela masih belum bisa tampil maksimal dan banyak kekurangan, utamanya saat babak pertama.
“Babak pertama kami menang 2-1, tapi saya nggak puas, karena setelah gol pertama yang begitu cepat, habis itu sampai menit ke-20 pemain lebih banyak menunggu, kemudian kami terlalu banyak membuat kesalahan di area sendiri,” ujar Fakhri, di Stadion Surajaya Lamongan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persela-lamongan”]
Sementara saat babak kedua, Fakhri menyebut kalau Laskar Joko Tingkir bisa tampil lebih baik. Hal itu terlihat dari permainan anak asuhnya yang lebih mendominasi permainan.
“Babak kedua lebih agresif, transisi berjalan lebih baik dan mampu menciptakan lebih banyak peluang. Seharusnya Persela bisa bermain seperti di babak kedua,” kata juru taktik Persela Lamongan tersebut.

Lebih lanjut Fakhri menjelaskan bahwa beberapa kesalahan yang masih kerap dilakoni oleh anak asuhnya itu bakal segera dievaluasi. Sehingga, saat kompetisi Liga 2 bergulir nantinya kesalahan itu tak akan kembali terulang.
“(Kesalahan) ini tentu jadi catatan buat kami sebagai tim pelatih. Bahwa hal seperti ini gak boleh kembali terjadi saat kompetisi,” bebernya.
Terlepas dari semua itu, Fakhri mengaku bersyukur atas digelarnya laga uji coba pamungkas ini. Pasalnya, imbuh Fakhri, laga tersebut telah memberikan banyak pelajaran bagi timnya.
“Di luar hasil kemenangan 4-1, pertandingan ini cukup bagus buat kami. Selain memberikan hiburan buat suporter, kami juga ada hal-hal yang jadi catatan penting sehingga bisa menjadi bahan perbaikan buat kami,” pungkasnya.[riq/ted]






