Ponorogo (beritajatim.com) – Hari jadi ke-526 Kabupaten Ponorogo jatuh pada Kamis 11 Agustus 2022. Ada pemandangan berbeda di jalan alun-alun timur atau di depan Gedung DPRD Ponorogo. Di sana berjejer ratusan lapak makanan dan minuman dari para pelaku UMKM.
Ya, dalam hari istimewa untuk Ponorogo ini, para wakil rakyat ini melakukan pemberdayaan UMKM. Para pelaku usaha kecil dan menengah ini menjajakan dagangannya untuk dibagikan warga secara gratis. Usahanya sudah dibayar oleh wakil rakyat yang berada di gedung dewan. Setiap pelaku usaha diberikan uang sebesar Rp 1 juta, ditambah untuk transportasi senilai Rp 200 ribu.
[berita-terkait number=”3″ tag=”dprd-ponorogo”]
“Di momen hari jadi Ponorogo tercinta ini, kita mencoba untuk mengimplementasikan yang menjadi jargon pemerintah, yakni memberdayakan masyarakat. Nah, kita berdayakan ratusan UMKM dan dagangannya bisa dibagikan kepada masyarakat secara gratis,” kata Ketua DPRD Ponorogo Sunarto, Kamis (11/8/2022).
Ratusan lapak UMKM yang berjejer di jalan alun-alun timur ini merupakan pelaku usaha yang selama ini belum mendapatkan perhatian. Sehingga dalam momen ini, para wakil rakyat ini berusaha memperhatikan mereka. “Jangan dilihat jumlahnya, tapi substansinya. Pemerintah Pusat menghimbau membeli barang dari dalam negeri, nah inilah implementasinya di daerah,” katanya.
Dengan menggratiskan barang usaha dari pelaku UMKM ini, kata Sunarto bukan hanya seledar ikut mempromosikan. Namun jauh dari itu, dalam rangka pendidikan politik masyarakat. Sebab, dengan menggratiskan itu sudah ada unsur kejujuran. DPRD Ponorogo tidak aakan mengecek.
Yang terpenting mereka sudah memberikan budget sekian rupiah untuk dijajakan di depan gedung DPRD tersebut. “Sebenarnya kita turunkan tim untuk mengecek, namun pelaku usaha ini tidak tahu. Dan hasilnya luarbiasa mereka bertanggungjawab,” katanya. [end/suf]






