Jember (beritajatim.com) – Warga Dusun Baban Barat, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, menggelar tasyakuran karena jalan di daerah tersebut sudah mulus. Bupati Hendy Siswanto mengatakan, pembangunan jalan belum selesai keseluruhan.
“Tasyakuran dilangsungkan kemarin. Ini membuat saya terharu. Jalan ini memang belum pernah diperbaiki. Bukan hanya setahun dua tahun, tapi bertahun-tahun,” kata Hendy, Rabu (10/8/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”jalan-jember”]
Mayoritas warga Baban Barat adalah petani kopi. “Hasil panen kopi untuk naik haji, lalu bikin rumah, dan beli kendaraan. Tentu dengan semangat kerja seperti itu, fungsi jalan untuk pergerakan ekonomi sangat kita perlukan. Begitu jalan diperbaiki mereka bersyukur,” kata Hendy.
Menurut Hendy, pembangunan jalan sebenarnya masih belum selesai. “Masih dalam proses lima kilometer ke depan. Tapi mereka sudah bersyukur. Mudah-mudahan rasa syukur ini bisa dimiliki warga Jember semua,” katanya.
Hendy juga menyampaikan kepada warga agar memperhatikan usia minimal pernikahan, yakni 21 tahun, sebagai bagian dari menekan angka kematian ibu dan bayi serta gizi buruk. “Jangan usia 16 tahun dinikahkan. Mungkin dulu jalan kurang bagus, sehingga informasi tentang kesehatan ada yang terputus. Sekarang jalan sudah bagus. Tidak ada hambatan lagi. Kalau mau ke Jember lebih cepat lagi. Harapan saya dari Jember ada yang masuk ke sini bisa memberikan edukasi,” katanya. [wir/suf]






