Probolinggo (beritajatim.com) – Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Probolinggo Cup 2022 resmi ditutup pada Sabtu (6/8/2022) kemarin, kompetisi para pendekar itu dilaksanakan sejak Kamis lalu di Gedung Olahraga Sasana Kridha, Kraksaan Kabupaten Probolinggo.
“Saya ucapkan terimakasih kepada KONI, IPSI Kabupaten Probolinggo, Ketua Perguruan Pencak Silat di Probolinggo, wasit, dan para pendekar yang telah berpartisipasi dalam kejuaraan ini,” kata Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, Sabtu (6/8/2022).
Lebih lanjut Kapolres Probolinggo menambahkan, bahwa kejuaraan ini merupakan salah satu sarana untuk mengasah kemampuan dan menjaring atlet-atlet berbakat dan potensial yang nantinya bisa berlaga lagi di tingkatan yang lebih tinggi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pencak-silat”]
Akan tetapi menurutnya, makna dari terselenggaranya kegiatan ini adalah agar semua pendekar bisa berkumpul di kejuaraan ini untuk bersilaturahmi, meningkatkan kemampuan, serta memperkuat persatuan dan kesatuan.
“Atlet-atlet di Kabupaten Probolinggo sangat berbakat dan potensial, diharapkan mampu membawa dan menerapkan semangat sportivitas, persaudaraan, persatuan, dan kesatuan maupun yang paling penting adalah membela kebenaran. Karena atlet-atlet in nantinya yang akan menampilkan citra bangsa kita kepada bangsa lainnya di dunia,” ujar Arsya.
Diketahui bersama Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Probolinggo Cup 2022 ini diikuti oleh 157 peserta yang terdiri dari 105 atlet putra dan 52 atlet putri yang berasal dari 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo bertujuan untuk meningkatkan kerukunan antar pendekar dan perguruan pencak silat yang berada di Kabupaten Probolinggo. (tr/ted)






