Lamongan (beritajatim.com) – Aktivitas bongkar muat yang dilakukan oleh sejumlah Kapal Layar Motor (KLM) di Pelabuhan rakyat (Pelra) yang terletak di Desa Sedayulawas Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan hingga saat ini masih bergeliat.
Diketahui, Pelra yang merupakan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Brondong ini termasuk bagian dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelabuhan Pengumpan Regional (PPR) Paciran Lamongan, yang dinaungi Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pelabuhan-lamongan”]
“Pelra di Brondong ini pengoperasiannya dipegang oleh UPT PPR Lamongan sejak tahun 2017,” ujar Kasi Operasional UPT PPR Lamongan, Mochamad Askur, Selasa (2/8/2022).
Di dermaga Pelra ini, sejumlah KLM yang bersandar atau berkunjung memiliki ukuran mulai dari 10 sampai 150 GT (Gross Tonnage), yang melakukan pelayaran dengan tujuan Kalimantan, Bawean, maupun sebaliknya. “Sejumlah barang perdagangan dalam negeri yang dilakukan bongkar muat di Pelra ini kebanyakan meliputi kelapa, ikan, kayu, rosok, serbuk kayu, sembako, kelontongan dan jenis bahan bangunan lainnya,” sebutnya.
Selain mengangkut barang, lanjut Askur, di Pelra juga dilakukan pengangkutan hewan ternak seperti sapi, domba atau kambing. Namun selama virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) mewabah, angkutan ternak pun untuk sementara dihentikan.
Diungkapkan Askur, angkutan di Pelra Brondong ini masih bergeliat. Hal itu dibuktikan dengan masih cukup banyaknya para pengguna jasa angkutan yang menggunakan KLM atau Kapal Niaga di pelabuhan setempat. “Selama bulan Januari hingga Juni 2022, ada 3.212 ton barang yang dibongkar dan ada 5.360 ton yang dimuat. Sedangkan pada Tahun 2021 lalu, ada 2.834 ton barang yang dibongkar dan 5.637 ton yang dimuat,” tuturnya.
Lebih lanjut, Askur berharap, nantinya akan ada lebih banyak lagi KLM atau Kapal Niaga dari beberapa perusahaan transportasi laut yang memanfaatkan keberadaan Pelra Brondong. “Semoga juga para pengguna jasa transportasi laut akan semakin banyak yang memilih Pelabuhan Brondong yang dikelola oleh UPT PPR Lamongan, Dishub Jatim ini,” tandasnya. [riq/suf]







