Jember (beritajatim.com) – Tiga fraksi di DPRD Jember meminta Bupati Hendy Siswanto memastikan bonus cair untuk para atlet yang telah menyumbang medali di ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur VII 2022. Ketiganya yaitu Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Fraksi Gerakan Indonesia Berkarya (GIB), dan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa.
Permintaan ini dilontarkan dalam paripurna pandangan umum fraksi menanggapi Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (LPP APBD) Jember 2021 di Gedung DPRD Kabupaten Jember, Selasa (19/7/2022).
“Fraksi PKS berharap dalam pembinaan olahraga yang berkelanjutan harus diawali dengan langkah nyata mencairkan honor dan bonus atlet Porprov Jatim. Alangkah tidak elok apabila harus menunggu Perubahan APBD untuk keringat dan prestasi yang sudah dipersembahkan untuk Jember,” kata juru bicara Fraksi PKS, Mashuri Harianto.
Alfiian Andri Wijaya dari Fraksi GIB meminta Hendy agar segera memberikan apresiasi kepada sejumlah atlet, baik itu berupa beasiswa atau apapun yang selayaknya.
“Khususnya kepada mereka yang telah menorehkan juara. Mereka adalah pahlawan olah raga di Jember,” katanya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”porprov-jatim”]
Fraksi GIB menilai Jember telah sukses menjadi tuan rumah yang baik. dalam pagelaran Pekan Olah Raga Provinsi Jawa Timur. “Keberhasilan penyelenggaraan dan kesuksesan para atlet meraih medali, baik medali emas atau perunggu, yang jauh lebih baik dibanding Porprov tahun-tahun sebelumnya, patut diberikan penghargaan yang sepantasnya. Selain telah membawa nama harum Kabupaten Jember, tentu kita semua berharap prestasi itu terus bisa ditingkatkan di kejuaraan-kejuaraan selanjutnya,” kata Alfian.
Mufid, juru bicara Fraksi PKB, mengingatkan bupati dan wakil bupati agar tidak melupakan jasa para atlet yang sudah bekerja keras membuat lompatan prestasi yang membanggakan publik Jember. “Kami mendesak kepada pemerintah daerah agar benar-benar menganggarkan bonus untuk atlet berprestasi sebagaimana dijanjikan bupati dalam Perubahan APBD 2022. Kami bisa memahami kehati-hatian dalam mengucurkan bonus ini secara cepat. Yang terpenting adalah adanya jaminan bahwa bonus itu benar-benar teranggarkan dalam Perubahan APBD 2022,” katanya.
Mashuri mengatakan, Porprov memberikan pembelajaran sangat berharga. “Target lima besar tidak bisa tercapai dengan persiapan yang serba instan dan itu harus menjadi refleksi dan instropeksi kita semua di pemerintahan daerah,” katanya.
PKS merekomendasikan kepada bupati agar banyak menggelar kegiatan olahraga untuk mendukung pembinaan di tingkat lokal. Mashuri mencontohkan pelaksanaan Liga Santri. “Mengingat sarana yang sudah mendapat sentuhan biaya untuk Porprov, amat sayang jika tidak dirawat dengan ditopang kegiatan pembinaan berkelanjutan,” kata Mashuri. [wir/beq]






