Ponorogo (beritajatim.com) – Pembukaan perayaan Grebeg Suro tinggal dua hari lagi. Berbagai persiapan mulai dilakukan untuk gelaran pesta rakyat terbesar di bumi reog itu. Salah satunya penataan tempat duduk penonton untuk gelaran Festival Reog Mini (FRM) dan Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) di Alun-alun. Sedikitnya akan ada 5.000 kursi yang disiapkan untuk tempat duduk tersebut.
“Pembukaan Grebeg Suro tanggal 21 Juli, kurang dua hari lagi. Ini dilakukan persiapan salah satunya pemasangan kursi untuk tempat duduk penonton FRM dan FNRP,” kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, Selasa (19/7/2022).
Judha mengungkapkan pihaknya menargetkan 5.000 penonton setiap malamnya dalam perayaan Grebeg Suro kali ini. Karena dua tahun Grebeg Suro tidak diadakan, Ia meyakini target itu akan terpenuhi, bahkan antusiasme masyarakat sangat tinggi hingga membludak. “Dua tahun tidak diadakan, saya yakin penonton festival reog nanti akan membludak,” katanya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-ponorogo”]
Dia menambahkan bahwa tiket masuk melihat festival reog tahun ini mengalami penyesuaian. Sesuai dengan peraturan bupati (Perbup) nomor 46 tahun 2022, Tentang Perubahan Tarif Retribusi tempat Rekreasi dan Olahraga. Untuk kelas festival, harga tiketnya kini dibandrol dengan harga Rp 10.000. Kenaikannya hanya Rp 2.000 dari harga tiket kelas festival sebelumnya Rp 8.000. “Kenaikannya masih dalam batas wajar dan sudah dikaji sebelumnya. Kenaikannya baru kali ini, setelah 3 tahun terakhir tidak ada kenaikan,” ungkapnya.
Pemasukan dari tiket masuk festival reog mini dan festival nasional reog bakal dimasukkan dalam Pendapatan Asli daerah ( PAD) 2022. “Penjualan tiket nanti masuk retribusi daerah. Sehingga nanti bakal menjadi PAD Kabupaten Ponorogo tahun 2022,” pungkasnya. (end/kun)






