Kediri (beritajatim.com) -Sebagai bekal untuk menyosong generasi emas di tahun 2045 sesuai arahan Presiden RI, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Kediri, hari ini menggelar workshop forum anak sebagai pelopor dan pelapor (2P), yang diikuti oleh anak-anak forum anak dari 46 Kelurahan di Kota Kediri, di Ruang Pertemuan DP3AP2KB Kota Kediri, Selasa (12/7/2022).
Kepala DP3AP2KB Kota Kediri, Sumedi menyampaikan bahwa anak-anak identik dengan harapan dan masa depan. Kedepannya anak-anak yang akan menjadi pemimpin dan generasi penerus. Maka dari itu penting adanya peningkatkan kapasitas, pemahaman, pengetahuan, kesadaran, dan perannya sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) pemenuhan hak anak, terutama bagi anak-anak yang terlibat dalam Forum Anak.

[berita-terkait number=”4″ tag=”kediri”]Sumedi menaruh harapan besar pada anak-anak Kota Kediri agar nantinya mereka juga siap untuk ikut serta dalam setiap pembangunan yang ada di Kota Kediri.
“Sebentar lagi di Kediri akan ada Bandara dan Jalan Tol. Kalian sebagai generasi penerus tidak boleh hanya berdiam diri, kalian harus berani untuk berpacu sebagai pelaku pembangunan di Kota Kediri. Jangan takut untuk menjadi Pelopor ataupun Pelapor,”ujarnya.

“Dihari tersebut akan ada kongres anak, dimana anak anak bisa menyuarakan aspirasi, keinginan dan kelebihan anak-anak Kota Kediri. Sehingga kebutuhan dan kelebihan anak-anak dapat diterima pemangku kebijakan sebagai modal untuk pembangunan Kota Kediri,”jelasnya.

“Momen tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh anak-anak Kota Kediri untuk belajar menjadi Pelopor dan Pelapor (2P),” pungkasnya.
Terakhir Sumedi berharap agar adanya workshop ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan anak-anak di Kota Kediri agar kedepannya berani menjadi Pelopor dan Pelapor dalam mendukung pembangunan di Kota Kediri. [nm/ted].






