Malang (beritajatim.com) – Arema FC berhasil membuka keunggulan atas PSIS Semarang di babak pertama. Skor 1-0 terjadi berkat gol yang dilesatkan Rizki Dwi lewat tendangan spektakuler.
Pada laga yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, kabupaten Malang, Senin (11/07/22), pukul 15.30 WIB PSIS Semarang mengusung misi balas dendam.
Tekanan ketat dialami oleh Arema FC menyerang sejak menit awal. Namun, pertahanan solid Arema tidak mampu ditembus skuad PSIS. Arema berhasil menahan serangan bertubi-tubi dari PSIS Semarang.
Peluang paling berbahaya dari PSIS terjadi di menit ke-19 lewat tendangan bebas Jonathan Cantillana. Bola sebenarnya sudah lewat dari jangkauan Adilson Maringa, namun masih membentur mistar.
PSIS coba menghentikan serangan Arema di setengah lapangan. Arema sempat terkurung di 20 menit awal. Wawan Febrianto coba menusuk di sisi kanan. Arema sempat mendapat mendapat kesempatan lewat tendangan pojok yang dilepas Gian Zola di menit ke-24. Namun, tendangannya terlalu tinggi dan tidak mampu dijangkau.
Bola muntah dimanfaatkan PSIS Semarang untuk melakukan serangan balik. Sergio yang menghentikan laju serangan Oktavianus Hernando dari belakang dianggap pelanggaran keras oleh wasit. Kartu kuning diberikan pada Sergio pada menit ke-26.
Gian Zola dilanggar pada menit ke-29, wasit memberikan tendangan bebas pada Arema FC. Rizki Dwi mencetak gol di menit 30, tendangan bebas yang mengarah ke pojok kanan atas tak mampu dihalau penjaga gawang Aldhila Ray Redondo. Skor 1-0 untuk keunggulan Arema, sekaligus merubah agregat menjadi 3-0.
[berita-terkait number=”4″ tag=”arema-fc”]
Setelah gol tersebut, PSIS masih terus menggempur pertahanan Arema FC. Arema hanya sesekali melakukan serangan. Di menit ke-33, Ilham Udin lepas dari pengawalan Wahyu Pras, situasi berbahaya sempat terjadi di depan gawang PSIS, namun masih berhasil diselamatkan Redondo.
Jonathan Cantillana mendapat kartu kuning karena melakukan diving di area kotak penalti Arema di menit ke-35. Setelah itu, PSIS melalui Wahyu Pras melakukan serangan di menit ke 43, namun tendangan trupasnya tidak menemui kawan.
PSIS yang kehilangan sosok Carlos Fortes sangat terasa pada laga ini. Absennya sang striker membuat PSIS kehilangan sosok target man di lini serang. Tambahan waktu 4 menit yang diberikan tidak mengubah apapun bagi kedua tim. Arema FC unggul 1-0 dari PSIS Semarang di babak pertama.
Di awal babak kedua, Arema memaksimalkan kedalaman skuadnya, Adam Alis, Evan Dimas, dan Muhammad Rafli masuk. Arema semakin nyaman dan tampil percaya diri dengan umpan – umpan pendek, setelah masuknya ketiga pemain itu.
Menit ke 56 Rafli mendapat peluang emas, namun masih dapat di gagalkan oleh Redondo Wahyu. Dua menit berselang umpan tarik Ilham Udin Armaiyn mengarah ke kaki Abel Camara. Namun tendangan Camara masih menyamping di sisi . Menit ke-59 Abel Camara kembali mendapat kesempatan lagi, beruntung Redondo berhasil gawangnya.
Menit ke 62, PSIS Semarang coba membalas lewat serangan dari Taisei Marukawa. Marukawa mendapat peluang terbuka di sisi kiri, beruntung bola masih berhasil dihalau oleh Sergio.
Menit 63 , di kubu Arema Irsyad Maulana menggantikan Ilham Armaiyn. Sementara PSIS Semarang memasukkan Andreas Ado dan Riyan Ardinansyah, menggantikan Taisei Marukawa dan Wawan Febrianto.
Tekanan dari PSIS berusaha dihalau oleh Rensi Yamaguchi. Rensi terpaksa melanggar sprint yang dilakukan oleh Dewangga, hasilnya Rensi diganjar kartu kuning. Dewangga yang mengalami cedera lalu digantikan Guntur Triaji.
Di kubu PSIS Semarang Delvin Rumbino melanggar Adam Alis juga diganjar kartu kuning pada menit ke – 71. Arema kembali menambah gol lewat kaki Muhammad Rafli di menit ke-73.
Evan Dimas mengirim umpan ke Irsyad Maulana , tendangan Irsyad Masih bisa dijangkau Redondo, Rafli muncul dari belakang berhasil mengarahkan bola ke gawang PSIS. Skor 2-0 untuk keunggulan Arema sekaligus mengubah agregat jadi 4-0.
PSIS yang terus berusaha mengembangkan permainan dan menciptakan peluang berbahaya baru bisa menghasil gol jelang laga berakhir. Jonathan Cantillana di menit ke-87 menembus jala Adilson Maringa setelah menerima umpan lambung dari Hari Nur.
Tambahan waktu 5 menit yang diberikan official tidak mampu dimanfaatkan oleh kedua tim. Hasilnya Arema berhasil mengalahkan PSIS Semarang 2-1 di leg kedua. Agregat 4-1 diperoleh Arema FC karena pada leg pertama mereka unggul 2-0. (dan/ted)






