Kediri (beritajatim.com) – Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, membuka gelaran Lomba Burung Berkicau Piala Wali Kota Kediri 2022. Lomba ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota Kediri ke-1143,
Abu Bakar mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurut dia, gelaran itu bisa mendukung program pemerintah dalam meningkatkan perekonomian pasca-pandemi.
“Terima kasih kepada rekan-rekan pecinta burung yang telah hadir di sini. Mudah mudahan lomba burung berkicau ini bisa menggerakkan perekonomian Kota Kediri,” ujar Abu Bakar.
Abu Bakar mengungkapkan ke depan Lomba Burung Berkicau ini bisa lebih besar. Sehingga bisa mengundang para pecinta burung dari luar kota untuk datang ke Kediri.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Kota-Kediri”]
Selain itu, Abu Bakar juga berharap pandemi Covid-19 segera selesai dan perekonomian segera pulih seperti sediakala. Serta lomba ini juga sukses sampai akhir dan membawa berkah untuk semuanya.
Lomba Burung Berkicau ini berlangsung meriah, yang mana lomba ini diikuti 500 pecinta burung berkicau dari Kediri dan sekitarnya. Ada 7 kelas yang dipertandingkan dalam lomba ini yakni Kelas Cendet, Kelas Kacer, Kelas Anis Merah, Kelas Cucak Ijo, Kelas Kenari STD BBS, Kelas Branjangan dan Kelas Murai Batu.
Pada lomba ini juga dilakukan sosialisasi pemberantasan peredaran cukai rokok ilegal. Mengingat pemahaman tentang pita cukai rokok begitu penting bagi masyarakat.
Pemahaman masyarakat ini dengan cara mendapatkan pengetahuan serta kesadaran sikap dan perubahan perilaku terhadap penggunaan rokok ilegal. Salah satunya dengan cara sosialisasi. Namun perlu kemasan khusus agar sosialisasi ini menarik seperti digelarnya Lomba Burung Berkicau.
Turut hadir dalam acara ini perwakilan Forkopimda Kota Kediri, Kepala Satpol PP Kota Kediri Eko Lukmono, Kepala Disbudparpora Zachrie Ahmad, Kepala BPPKAD Kota Kediri Sugeng Wahyu Purba Kelana, Kepala Diskominfo Kota Kediri Apip Permana, Camat Kota Arief Cholisudin, dan para pecinta burung. [nm/beq]







