Mojokerto (beritajatim.com) – Dampak Pandemi Covid-19 selama dua tahun mempengaruhi peningkatan angka pengangguran terbuka. Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPNaker) Kota Mojokerto menggelar Job Fair, Selasa (28/6/2022).
Pemkot Mojokerto menggelar Mini Job Fair Parkir Utara Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada Kota Mojokerto. Semula Mini Job Fair hanya ada 24 perusahaan dengan 500 lowongan kerja (Loker) pada saat pelaksanaan bertambah menjadi 27 perusahaan dengan lebih dari 1.575 loker.
[berita-terkait number=”4″ tag=”job-fair”]
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, ada 1.575 loker yang disediakan perusahaan-perusahaan di Kota Mojokerto. “Diharapkan Mini Job Fair ini menjadi pemicu penurunan tingkat pengangguran yang ada di Kota Mojokerto. Sehingga akan berdampak terhadap sektor ekonomi yang menjadi prioritas tiap daerah untuk saat ini,” ungkapnya.
Masih kata Ning Ita (sapaan akrab, red), penyebaran angka Covid-19 sudah semakin terkendali sehingga pihaknya optimis pada akhir tahun 2022 ekonomi Kota Mojokerto bisa kembali seperti sedia kala. Orang nomor satu di Lingkup Pemkot Mojokerto berterima kasih kepada seluruh pihak dan perusahaan yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Job Fair tersebut.
“Pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto sudah mulai normal kembali sehingga Pemerintah Kota Mojokerto akan selalu konsisten untuk membangun pertumbuhan ekonomi melalui berbagai inovasi. Selain itu, dengan adanya bonus demografi perlu dipersiapkan berkelimpahan sumber daya manusia usia produktif,” ujarnya.
Ning Ita mengartikan bonus demografi Kota Mojokerto sebagai berkah atas berkelimpahan Sumber Daya Manusia (SDM) usia produktif dan potensi untuk meningkatkan kesejahteraan. Ning Ita juga memberikan semangat serta doa agar para pencari kerja mendapatkan pekerjaan yang sesuai sehingga dapat menurunkan angka pengangguran terbuka di Kota Mojokerto.
Melihat animo masyarakat yang sangat besar, Kepala DPMPTSPNaker Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono berharap tahun depan Job Fair bisa dilaksanakan lagi dengan kapasitas yang lebih besar. “Semoga tahun depan, Job Fair bisa kembali dilaksanakan sehingga bisa menekan angka pengangguran di Kota Mojokerto,” tegasnya. [tin/suf]







