Lamongan (beritajatim.com) – Kementerian Agama (Kemenag) telah menerbitkan daftar jemaah berhak berangkat haji 1443 H/2022 M. Dari total haji Indonesia tahun ini sebanyak 100.051 jemaah, 716 orang di antaranya berasal dari Lamongan
“Untuk tahun ini, di Kabupaten Lamongan yang memenuhi persyaratan ada sebanyak 716 CJH (calon jemaah haji), serta ada cadangan sebanyak 160 orang,” ujar Kepala Kantor Kemenag Lamongan, Fausi saat dihubungi, Senin (9/5/2022).
Berdasarkan data Kemenag, kuota jemaah haji yang tersedia untuk Indonesia tersebut dibagi dalam tiga kelompok. Rinciannya, 92.825 kuota untuk jemaah haji regular, 7.226 kuota untuk jemaah haji khusus, dan 1.901 kuota petugas.
“Namun Kemenag di sini hanya ngurusi haji reguler. Untuk kuota petugasnya belum turun,” sambung Fausi.
Menurut Fausi, jumlah kuota haji tahun ini berkurang separuh jika dibandingkan kondisi normal sebelum pandemi Covid-19. Saat kondisi normal lalu, jemaah haji asal Lamongan yang mendapatkan kuota ada sekitar 1600-an orang.
“Awalnya saat sebelum pandemi Covid-19, jemaah haji yang berangkat sekitar 1600-an jemaah mas. Kalau tahun ini memang berkurang karena dibatasi oleh Saudi mengingat situasi pandemi yang belum sepenuhnya selesai,” terangnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”ibadah-haji”]
Oleh sebab itu, Fausi meminta kepada CJH asal Lamongan yang namanya tercantum dalam daftar berhak berangkat haji untuk segera melakukan konfirmasi melalui bank tempat calon jemaah haji mendaftar.
“Iya benar. Jemaah dapat melakukan proses konfirmasi pada tanggal 9 sampai 20 Mei,” kata Fausi.
Lebih lanjut Fausi menjelaskan bahwa pengelolaan dana haji saat ini sudah tidak ada pada Kemenag, lantaran Kemenag hanya mengelola biaya penyelenggaraan haji tahun berjalan.
Kini dana haji telah sepenuhnya dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan pengelolaannya dijalankan setelah terjadi kesepakatan antara DPR, Kemenag, dan BPKH.
“Iya, pengelolaan biaya penyelenggaraan ibadah haji ini memang secara transparan dan ditujukan untuk memberikan kemaslahatan kepada umat, utamanya jemaah haji Indonesia,” bebernya.
Lebih jauh Fausi berharap agar para jemaah yang akan menunaikan ibadah haji senantiasa diberikan kemudahan dan kesehatan selama berada di Tanah Suci, serta mendapatkan haji yang mabrur.
“Para jemaah haji yang akan berangkat tahun ini semoga diberikan kemudahan. Semoga sehat selalu dan mendapat haji mabrur. Sedangkan bagi yang belum berangkat semoga tetap ikhlas dan diparingi kesabaran. Semoga segera mendapat giliran bisa dipanggil Allah ke Tanah Suci,” pungkasnya. [riq/beq]






