Jakarta (beritajatim.com) – Pos Pemantauan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sektor Jawa Timur terus melakukan pengawasan disiplin protokol kesehatan (prokes) para pemudik di tengah arus balik lebaran. BNPB yang dibantu oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memantau beberapa rest area dan Pelabuhan selama operasi penguatan prokes.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, hasil laporan tim BNPB mencatat secara keseluruhan tingkat kepatuhan warga dalam penerapan prokes sangat baik. Pemantauan berlangsung di sejumlah rest area yang menjadi sasaran serta Pelabuhan Ketapang di wilayah Banyuwangi.
“Petugas BNPB dan BPBD di wilayah Jawa Timur juga memberikan masker dan hand-sanitizer untuk penguatan prokes,” ujar Muhari, Minggu (8/5/2022) petang.
Sementara itu, lanjutnya, pantauan Sabtu lalu (7/5) termonitor arus lalu lintas tol ramai lancar untuk kedua arah, baik arus mudik dan balik. Tidak hanya dari arah barat (Jakarta), tetapi juga dari timur (Surabaya) tampak pemudik menggunakan rest area.
Sedangkan di Pelabuhan Ketapang, petugas pos pemantauan menyebutkan arus balik dari Gilimanuk ke Ketapang terpantau lancar. Mereka menerapkan disiplin prokes, seperti penggunaan masker.
Muhari juga menjelaskan, pada wilayah Jawa Timur BNPB mengaktifkan pos pemantauan di beberapa titik, di antaranya Pos Pemantauan Jawa Timur berada di Pelabuhan Ketapang, rest area Ngawi-Kertosono Km597 B, Kertosono-Mojokerto Km726 B dan Gempol-Pasuruan Km66 B, Ngawi-Kertosono Km625 A dan Kertosono-Mojokerto Km725 A.
[berita-terkait number=”4″ tag=”mudik-lebaran”]
Namun demikian, jangkauan pelayanan untuk memantau prokes dari petugas BNPB dan BPBD hingga ke beberapa rest area lain, seperti di Km66 B, Km575 B dan Km626 A.
Dalam penyelenggaraannya, masih menurut Muhari, BNPB berkoordinasi dengan BPBD provinsi dan kabupaten/kota di wilayah Provinsi Jawa Timur serta otoritas pelabuhan dan lintas sektor lainnya. “BNPB mengapresiasi dukungan penuh dari BPBD dalam operasi bersama untuk menciptakan mudik aman Covid-19,” ujarnya. [hen/but]






