Bojonegoro (beritajatim.com) – Identitas perempuan yang tewas tersambar Kereta Api (KA) di KM 146+5/6 perlintasan turut Dusun Wire Desa Ngemplak Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro, pada Sabtu (7/5/2022) sekitar pukul 11.15 WIB akhirnya terungkap.
Kapolsek Baureno Ipda Suiswanto mengatakan, setelah diumumkan adanya perempuan tanpa identitas yang diketahui tersambar kereta api hingga meninggal dunia, akhirnya mendapat respon dari keluarga. “Ada warga yang datang melaporkan kehilangan saudaranya, kami ajak cek ke RSUD untuk melihat korban,” ujarnya, malam.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kecelakaan-KA”]
Setelah mengecek jasad korban yang disimpan di kamar jenazah RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro ternyata benar bahwa korban kecelakaan kereta api itu merupakan anggota keluarganya. Korban diketahui bernama Karmini (50), warga Desa Bungur, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.
Untuk diketahui, kecelakaan kereta api itu terjadi saat korban berjalan kaki menyeberangi rel kereta api dari arah utara ke selatan. Diduga tanpa disadari melaju Kereta Api KRD dengan nomor 395a (Elok Cepu) melaju dari Surabaya menuju Cepu. Korban kemudian langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo untuk dilakukan otopsi. [lus/kun]






