Lamongan (beritajatim.com) – Jenazah Prajurut Marinir TNI AL, Praptu Mar Dwi Miftahul Achyar, yang gugur di Papua kini telah dibawa pulang ke kediaman keluarganya yang berada di Jalan Sumowiharjo RT 03/RW 10, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Minggu (24/4/2022), menjelang maghrib.
Sontak, pihak keluarga pun tak kuasa menahan kesedihan saat melihat jenazah almarhum turun dari mobil jenazah yang dikawal ketat oleh sejumlah prajurit TNI AL. Tak hanya itu, deru tangis dan suasana duka pun seketika menyelimuti rumah keluarga.
Pasmar 2 Brigjen TNI Mar Suherlan mengatakan, bahwa almarhum adalah prajurit yang sangat membanggakan dan berjasa besar karena telah rela berkorban demi negara. Ia menyebut, almarhum juga meninggal dunia di hari yang baik, yakni Jumat.
“Almarhum adalah orang yang baik dan penuh dedikasi di kesatuannya. Beliau gugur sebagai syuhada yang membelah negara Indonesia,” ungkap Suherlan kepada wartawan, Minggu petang (24/4/2022).

Oleh sebab itu, sebagai bentuk penghormatan dan berkat jasa serta keberaniannya, Suherlan menjelaskan, bahwa almarhum telah diberikan kenaikan pangkat dari Praptu menjadi Praka.
Sementara bagi pihak keluarga yang ditinggalkannya, Suherlan berharap, agar keluarga diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menjalani kehidupan yang sudah digariskan oleh sang pencipta.
“Tentunya karena almarhum ini masih berstatus bujangan, maka seluruh hak yang diberikan oleh negara nanti akan kita serahkan kepada keluarga, dan atas kejadian ini keluarga bisa diberikan ketabahan dan kesabaran,” tandasnya.
Lebih lanjut, Suherlan menuturkan, jika jenazah almarhum diberangkatkan dari Timika Papua dengan menempuh perjalanan selama 8 jam. Prosesi pemakaman akan dilakukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Babat secara militer, yang lokasinya berjarak sekitar 500 meter dari kediaman korban.
“Jenazah almarhum tadi tiba di Surabaya pada pukul 14.45 WIB, barulah kemudian diantarkan ke kediamannya di Lamongan,” tambahnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”papua”]
Seperti diberitakan sebelumnya, Praptu Mar Dwi Miftahul gugur saat sedang kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Pos TNI Kabupaten Nduga, Papua, pada Jumat (22/04/2022) kemarin.
Almarhum adalah Prajurit TNI AL dari Satuan Yon Taifib 2 Mar, Pasmar 2 Kormar. Setelah gugur, korban kemudian dievakuasi petugas mengunakan helikopter dan langsung diterbangkan ke Timika. Selanjutnya dibawa pulang ke rumah duka di Kelurahan Babat, Lamongan. [riq/but]







