Surabaya (beritajatim.com) – Kemenangan Persipura Jayapura di laga terakhir 0-3 atas Persita Tangerang rupanya bukanlah kabar baik, pasalnya meski raih kemenangan Persipura tetap terdepak di liga 1 musim 2021/2022.
Tim mutiara hitam dari Papua ini terpaksa harus turun kasta ke liga 2, Otomatis membuat semua punggawa tim Persipura bersedih. Bukan hanya sang arsitek tim Alvredo Vera, para pemain pun terpukul akan kondisi yang menimpa timnya.
Salah satunya pemain asing yang di miliki Persipura, Takuya Matsunaga yang sudah tiga musim berlabuh di tim ini mengaku hatinya hancur dengan kondisi tim yang di belanya harus degradasi.
“Hati saya masih hancur, mengapa ini bisa terjadi,”tulis Takuya ketika di hubungi oleh beritajatim.com, Selasa (4/4/2022).
Ditanya soal pandangan berlabuh ke tim lain, pemain berusia 31 tahun ini masih belum bisa memikirkan bagaimana langkah selanjutnya apakah ia kembali bermain di tim Indonesia atau tidak.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bri-liga-1″]
Menurutnya ia akan pulang ke Jepang untuk sementara bertemu dengan orang tua dan sang istri. Ia akan beristirahat terlebih dahulu.
“Saya masih belum tahu. Saya mau ketemu orang tua dan istri dulu . Istirahat dulu baru pikir tentang masa depan. Masih hati hancur,”ungkap pemainnyang kerap di sapa Taki.
Karir Takuya di Indonesia terbilang cukup panjang, empat tahun bermain di klub Indonesia dimana di tahun 2019 ia berlabuh di tim Kalteng Putra hingga awal Januari ia berlabuh ke Persipura Jayapura menjadi klub yang dibelanya hingga kini.
Harga transfer Takuya Matsunaga menurut Transfermarkt yang diupdate pada 14 Desember 2021 sebesar Rp1,74 miliar.[way/ted]






