Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto gelontorkan dana hibah tahun 2022 sebesar Rp6,970 milyar kepada 79 penerima dana hibah tahun 2022 se-Kota Mojokerto. Para penerima hibah tahun 2022 bersama 15 perwakilan pengusul hibah tahun 2023 juga diberikan sosialisai terkait Peraturan Walikota (Perwali) Mojokerto nomor 1 tahun 2022.
Yakni tentang tata cara penganggaran, pelaksanaan dan penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban, serta monioring dan evaluasi pemberian hibah dan bantuan sosial yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah.
“Tujuan diberikan sosialisai ini tujuanya adalah memberikan pemahaman kepada penerima hibah dan calon penerima hibah,” ungkapnya.
Yakni agar dana yang diterima tersebut digunakan, dilaksanakan, dilaporkan sesuai dengan peraturan atau regulasi yang ada. Sehingga tegas Ning Ita (sapaa akrab, red), agar semuanya selamat, karena seluruh dana dari pemerintah baik pusat maupun daerah ada aturan yang harus dilaksanakan. Dalam Perda RPJMD Kota Mojokerto tahun 2018-2023 memberikan ruang kepada masyarakat yang memiliki program kegiatan yang mendukung program visi dan misi Kota Mojokerto.
“Masyarakat yang memiliki program kegiatan yang mendukung program visi dan misi Kota Mojokerto akan disupport oleh pemerintah sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, namun tetap harus sesuai dengan regulasi yang ada. Semua yang kami lakukan ini harus sesuai regulasi yang ada, besar atau sedikit semua harus melalui mekanisme yang ada,” jelas Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kota-mojokerto”]
Ning Ita menambahkan, dengan kemampuan keuangan daerah APBD Kota Mojokerto yang terbatas, tentu tidak bisa memenuhi sesuai dengan yang dimohonkan oleh penerima hibah. Meski demikian, petinggi Pemkot Mojokerto tersebut memberikan ruang bagi penerima hibah untuk mengusulkan kembali apabila masih dibutuhkan support penganggaran dari pemerintah.
“Dengan sinergi beginilah antara pemerintah dan masyarakat, tokoh agama bisa bersama-sama untuk membangun kota ini kedepan lebih maju, lebih berdaya saing, baik membangun infrastruktur maupun Sumber Daya Manusianya,” pungkasnya. [tin/ted]






