Ponorogo (beritajatim.com) – Kunjungan kerja (kunker) Wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin ke Ponorogo, diwarnai dengan demonstrasi mahasiswa. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Ponorogo Bergerak itu menyuarakan aspirasinya di jalan Letjend Suprapto, Kelurahan Ronowijayan, Kecamatan Siman Ponorogo.
“Aksi unjuk rasa ini dilatarbelakangi kedatangan RI 1, kita ingin mengungkapkan fakta-fakta yang ada saat ini,” kata koordinator aksi Aldila Mayang Putri Rahayu, Rabu (30/3/2022).

Fakta-fakta sekarang, yang menurut Aldila menyulitkan rakyat ini, adalah kelangkaan minyak goreng. Bagaimana bisa, Indonesia sebagai salah satu lima negara penghasil kelapa sawit terbesar di dunia, malah mengalami kelangkaan minyak goreng. Bukan satu dua hari saja kelangkaan ini terjadi, namun sudah hampir tiga bulan.
“Carut marut masalah langkanya minyak goreng dan diikuti dengan kenaikan harga ini, telah menunjukkan bahwa Pemerintah telah gagal dalam menjalankan tugas dan fungsinya untuk menjamin kesejahteraan rakyat,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”jokowi”]
Aldila menambahkan bahwa aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh teman-temannya tadi, sempat ada sedikit ketegangan dengan pihak aparat keamanan. Aparat meminta tempat aksi yang dilakukan mahasiswa agak bergeser, sebab tempat pertama dinilai terlalu dekat dengan perempatan lampu lalu lintas Jeruksing.
“Ada sedikit ketegangan, aparat meminta tempat kita berorasi digeser agak ke kanan. Supaya tidak dekat dengan lampu merah,” pungkasnya. [end/but]






