Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 352 personil disiagakan Polres Mojokerto dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru Tahun 2022 yang berlangsung selama 14 hari kedepan. Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan digelar di Mapolres Mojokerto, Selasa (1/3/2022).
Kapolres Mojokerto, AKBP Apip Ginanjar mengatakan, sebanyak 352 personil tersebut baik dari TNI/Polri dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto. “Operasi Keselamatan adalah salah satu upaya untuk menekan angka kecelakaan berlalu-lintas dan juga meningkatan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu-lintas,” ungkapnya.
Di masa pandemi Covid-19 saat ini, masih kata Kapolres, peningkatan signifikan terhadap angka kecelakaan lalu-lintas. Pasalnya, selama masa pandemi Covid-19, banyak pelanggaran-pelanggaran lalu-lintas karena lebih mengutamakan protokol kesehatan.
“Memang protokol kesehatan di masa pandemi harus nomor satu namun, jangan dilupakan untuk keselamatan berlalu-lintas di jalan raya. Seperti memakai helm, kelengkapan kendaraan, juga membawa surat-surat dan lainnya harus disiapkan saat di jalan raya,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”polres-mojokerto”]
Kapolres menghimbau agar pengendara baik kendaraan roda dua maupun roda empat tertib berlalu-lintas. Karena keselamatan tidak hanya bagi pengendara sendiri namun juga keselamatan orang lain di jalan raya. Operasi Keselamatan Semeru 2022 berlangsung mulai tanggal 1 sampai 14 Maret 2022.

Ada delapan prioritas pelanggaran yakni, tidak memakai helm, melebihi batas kecepatan, pengemudi dibawah umur, memakai safety belt, pengemudi mabuk, menggunakan Handphone (HP), melawan arus dan over dimensi serta over load.
Yakni dengan mengutamakan penindakan secara elektronik dalam rangka meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu-lintas. [tin/ted]







