Lamongan (beritajatim.com) – Musyawarah Kerja (Musyker) ke-2 yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan, selama 2 hari, pada tanggal 11-12 Februari 2022, di Hotel Matahari, D.I Yogyakarta, telah usai.
Musyker ini selain dihadiri oleh sejumlah peserta delegasi dari PCNU, MWC NU, dan Pimpinan Badan Otonom NU, juga dihadiri Perwakilan PWNU Jawa Timur H Koderi dan Wakil Bupati Lamongan KH. Abdul Rouf. Dalam orasinya, H M Koderi yang mewakili menyampaikan apresiasinya kepada Ketua PCNU Lamongan KH Supandi Awaludin beserta jajaran yang memiliki semangat luar biasa.
[berita-terkait number=”5″ tag=”nu-lamongan”]
Pihaknya meyakini, digelarnya Musyker ke-2 oleh PCNU Lamongan di Yogyakarta ini lantaran terinspirasi oleh gerakan yang dulu pernah dilakukan oleh Sultan Hamengkubuwono I dalam akulturasi tradisi Jawa dengan tradisi Islam.
“Musyker ini digelar di Yogyakarta karena terispirasi oleh gerakan akulturasi tradisi Jawa dengan Islam, yang dilakukan Sultan Hamengkubuwono I. Nah, nilai itulah yang kini digelorakan oleh NU dengan Gerakan Islam Nusantara,” katanya.
Lebih lanjut, H M Koderi menuturkan, agar PCNU Lamongan bisa mengimplementasikan tema Musyker yakni ‘Meningkatkan dan Mensinergikan Sumber Daya Menuju Kemandirian NU’, maka menurutnya, PCNU Lamongan harus segera menggelar Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) untuk semua pengurus di semua tingkatan.
Selain itu, pihaknya juga menyebut, bahwa spirit perjuangan NU itu dilandasi oleh semangat Taswirul Afkar, Nahdlatut Tujar, dan Nahdlatul Wathan. “Kami dari PWNU Jawa Timur sangat mendukung digitalisasi data NU Lamongan dan juga gerakan perekonomian yang digagas oleh PC Lembaga Perekenomian NU Lamongan dengan membeli saham pabrik AMDK milik PCNU Lamongan,” imbuhnya.
H M Koderi berpesan nantinya PCNU Lamongan juga turut mengelola Baitul Mal wat Tamwil (BMT) NU di masing-masing MWC NU. Bahkan, ia juga menyosialisasikan mengenai beasiswa kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bagi kader-kader NU.
“Kami berharap, PCNU Lamongan juga terampil dalam pengelolaan dana donasi (fundraising) untuk menopang program kerja NU, sembari meningkatkan Ukhuwah Nahdliyah,” harapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Lamongan KH. Abdul Rouf yang hadir juga menyampaikan apresiasinya atas komitmen PCNU Lamongan dalam menggerakkan kemandirian perekonomian di Lamongan. “Kami atas nama Pemeritah Kabupaten Lamongan tentu sangat mengapresiasi komitmen kemandirian organisasi dan ekonomi yang digagas oleh PCNU Lamongan,” ucap Wabup Rouf.
Tak cukup itu, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Jam’iyah Ahlit Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (Jatman) Lamongan ini juga mengaku bersyukur atas diterimanya hibah tanah dan bangunan yang digunakan sebagai kantor Jatman.
“Saya sangat bersyukur. Dengan begitu, saya yakin nantinya kegiatan yang dikelola oleh Jatman akan lebih berkah,” pungkasnya. [riq/suf]







