Sumenep (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur, Khafifah Indar Parawansa secara mendadak mengunjungi pasar srikaya di Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Selasa (18/01/2022). Gubernur memborong srikaya petani yang dijual langsung di pinggir jalan.
“Jadi ini tadi saya dapat foto, kok banyak srikaya di display di pinggir jalan di Bluto. Saya ada acara di Pamekasan, jadi sekalian saya kesini. Ternyata ini memang srikaya langsung dari kebun petani,” kata Khofifah.
Kedatangan Khofifah disambut Wakil Bupati Sumenep, Dewi Khalifah. Dalam kunjungan itu, Gubernur menyempatkan diri berbincang dengan para penjual srikaya di Bluto. Rata-rata, mereka mengambil srikaya dari hasil kebun di Desa Langsar, Kecamatan Saronggi, yang letaknya berdekatan dengan Bluto.
Gubernur berada di pasar srikaya sekitar 30 menit. Gubernur memborong seluruh srikaya yang dijejer di pinggir jalan dengan keranjang-keranjang anyaman bambu.
“Ini sudah pesanan orang atau belum? Kalau belum, saya beli semua ya..?” ujar Khofifah.
[berita-terkait number=”4″ tag=”khofifah”]
Penjual srikaya tampak menyambut antusias dan langsung mengiyakan tawaran Gubernur Jawa Timur. Srikaya tersebut dijual per keranjang dengan harga Rp 175.000. Setelah dinyatakan laku, pedagang srikaya langsung menutup keranjang dengan kertas koran dan mengikatnya sebagai tanda jika srikaya ini sudah laku.
“Di Sumenep ini ternyata srikaya belum dibudidayakan. Masih benar-benar asli yang tumbuh di lahan masyarakat. Sebenarnya srikaya ini perlu mulai dibudidayakan secara serius di Sumenep,” ucapnya. [tem/but]







