Jember (beritajatim.com) – Selain rumah Bupati Hendy Siswanto, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Jawa Timur, mencatat ada puluhan rumah yang terendam banjir, Senin (17/1/2022) malam.
Ada 36 rumah di Kecamatan Kaliwates dan sembilan rumah di Kecamatan Patrang yang kemasukan air dari Sungai Jompo. Selain itu jembatan penghubung antardesa di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, juga terputus.
Banjir diawali dengan hujan deras pada pukul empat sore. “Pukul lima sore, air di sungai Perkebunan Kalijompo mulai membesar dan pukul enam sore air mulai masuk kerumah warga bervariasi dari ketinggian 10-70 centimeter,” kata Sekretaris BPBD Jember Heru Widagdo, Selasa (18/1/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”banjir-jember”]
Di lingkungan tempat tinggal Bupati Hendy, di Kampung Ledok, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates, ada 20 rumah di RT 01 RW 02 yang terendam banjir. Sementara di RT 03 RW 22 ada 11 rumah, di RT 03 RW 24 ada 3 rumah, RT 02 RW 24 ada 1 rumah, dan 1 rumah di RT.01 RW.24.
Total ada 130 orang, 10 lansia, dan satu balita yang terdampak di Kampung Ledok. Sementara di Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, ada sembilan rumah terendam banjir dengan ketinggian 10 centimeter. “Kami mengimbau kepada warga di hilir sepanjang aliran Kalijompo untuk siaga,” kata Heru. [wir/but]






