Banyuwangi (beritajatim.com) – PT KAI Daop 9 Jember mencatat jumlah perlintasan sebidang di daerah kerjanya.
Ternyata ada ratusan perlintasan kereta api sebidang. Dari jumlah itu, paling banyak terdapat di Kabupaten Jember.
“Pada tahun ini, perlintasan sebidang di wilayah kerja Daop 9 Jember tersisa sebanyak 346 titik yang terdiri dari 95 titik terjaga dan 251 titik tidak terjaga. Yang sebelumnya sebanyak 360 titik perlintasan sebidang,” kata Vice President PT. KAI (Persero) Daop 9 Jember Broer Rizal, Senin (17/1/2022).
Dari 346 titik tersebut tersebar di beberapa wilayah kabupaten, yaitu Kabupaten Pasuruan 54 titik, Kabupaten Probolinggo 69 titik, Kabupaten Lumajang 36 titik, Kabupaten Jember 112 titik dan Kabupaten Banyuwangi 75 titik.
“Dari dari total perlintasan sebidang tersebut yang terjaga 95 titik, sedangkan selebihnya 251 titik tidak terjaga,” jelasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”daop-9-jember”]
Bahkan, PT KAI Daop 9 Jember, sepanjang Tahun 2021 telah melakukan peningkatan keselamatan perjalanan kereta api di perlintasan sebidang di 36 titik dari 23 titik perlintasan yang sebelumnya diprogramkan.
“Peningkatan keselamatan perjalanan kereta api di perlintasan sebidang yang kami lakukan Tahun 2021 ini lebih banyak dari yang sudah diprogramkan, yaitu 36 titik, sedangkan programnya 23 titik,” katanya.
Broer menjelaskan lebihnya dari program dikarenakan sepanjang perjalanan tahun 2021 terdapat banyak sekali cikal bakal perlintasan yang dibuat oleh masyarakat. (rin/ted)






