Ponorogo (beritajatim.com) – Bupati Sugiri Sancoko, menarget vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Ponorogo bisa tuntas pada bulan ini. Sasaran vaksinasi, sebanyak 71 ribu anak nantinya akan dilakukan roadshow ke sekolah-sekolah. Hal tersebut dianggap efektif dari pada vaksinasinya dilakukan terpusat.
“Vaksinasi anak akan kita dorong terus, supaya bulan Januari ini sudah bisa tuntas,” kata Bupati Sugiri Sancoko, Minggu (9/1/2022).
Selain strategi vaksinator jemput bola ke sekolah-sekolah, yang tidak kalah pentingnya ketersediaan dari vaksin itu sendiri. Bupati yang karib disapa Kang Bupati Sugiri itu menyebut jika stok vaksin untuk anak-anak ini aman. Setidaknya sudah ada 60 ribu dosis vaksin Sinovac yang bakal digunakan untuk vaksinasi anak.
“Sudah disiapkan Sinovav 30 ribu dosis, dan ditambah lagi 30 dosis. Jadi ada 60 ribu dosis vaksin Sinovac untuk anak-anak usia 6-11 tahun,” kata bupati.
[berita-terkait number=”4″ tag=”vaksinasi-anak”]
Dipakainya Sinovac, dikarenakan memang hanya vaksin ini yang sementara bisa dilakukan untuk anak-anak usia 6-11 tahun. Sebab, vaksin jenis ini sangat sedikit kipi-nya. Maka dari itu, didorong anak-anak untuk antusias. Screening sebelum vaksinasi harus diperiksa sedetail mungkin. Bagaiamana suhunya, supaya tidak terjadi seperti daerah lain.
“Screening awal harus ketat, suhunya gimana, ada flu atau tidak. Mudah -mudahan aman semua,” ungkapnya.
Sugiri menambahkan bahwa sebentar lagi tempat wisata Telaga Ngebel bakal segera dibuka. Sebab, saat ini Ponorogo sudah berada di PPKM level 2. Itu artinya tempat wisata sudah diperbolehkan buka, namun tetap patuh pada protokol kesehatan (prokes).
“Segera akan kami buka, wisata Telaga Ngebel,” pungkasnya. (end/ted)






