Surabaya (beritajatim.com) – Usianya baru 18 tahun. Dan baru saja menjalani debut bersama Manchester United. Penampilan perdananya tersebut juga bukan di ajang sembarangan. Melainkan, di ajang Liga Champions Eropa.
Iqbal merupakan pemain asal asia selatan pertama yang bermian untuk Manchester United. Ia bergabung di klub asal Manchester tersebut sejak kecil dan bermian di akademi United. Baru ketika Rnagnick mengambil alih kepelatihan di United, Iqbal mendapatkan kesempatan untuk bermain.
Zidane Iqbal memang lahir dan besar di kota Manchester, Inggris. Namun, ia juga punya darah keturunan Asia. Zidane Iqbal memiliki orang tua yang berasal dari Pakistan dan juga Iraq.
Zidane Iqbal telah menghabiskan waktu selama lebih dari satu dekade untuk bermain di tim akademi Manchester United, sebelum mendapat kontrak profesional di bulan April tahun 2021 lalu, dan menjadikan pemain asal Inggris keturunan Asia Selatan pertama yang pernah direkrut Setan Merah.
Kini nama Iqbal pun tercatat dalam sejarah baru klub setelah menjadi pemain keturunan Asia Selatan pertama yang melakoni debut bersama klub raksasa Inggris yaitu Manchester United. Nama Iqbal dipercaya pelatih interim Man United, Ralf Rangnick, saat skuadnya tengah menghadapi pertandingan Liga Champions melawan Young Boys.
Ia masuk menggantikan Jesse Lingard di menit ke-89 pada pertandingan itu. Zidane Iqbal telah resmi mewujud nyatakan mimpinya untuk bermain bersama skuad senior Manchester United di depan ratusan ribu penggemar yang hadir di Old Trafford.
“Rasanya sangat luar biasa! Saya telah berusaha disepanjang hidup saya untuk mendapatkan kesempatan ini. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan, pertandingan ini hanyalah awal dan semoga saya bisa terus meningkatkannya,” ungkap Zidane Iqbal dilansir dari guardians.
Kehadirannya pun kini menjadi terobosan bagi sepak bola Inggris. Dikutip dari B/R Football, bahwa sebanyak 7% dari penduduk di Inggris merupakan masyarakat keturunan Asia, namun hanya 0,25% di antara mereka yang berhasil jadi pesepakbola profesional.
Sebab masih terjadi diskriminasi terhadap masyarakat keturunan Asia di Inggris sudah sangat lumrah terjadi, terlebih kepada orang-orang keturunan Asia Selatan berdasarkan dari sejarah panjang negara tersebut.
Penampilan Iqbal diharapkan bisa menjadi semangat juga bukti bahwa pemain Asia mampu bersaing di kompetisi sepak bola Inggris sejak awal. Jika Pakistan-Iraq sudah memiliki Zidane Iqbal. Jangan lupa, Indonesia juga masih punya harapan serupa ditangan Elkan Baggott, bek 19 tahun yang kini bermain dengan Ipswich Town U23. [dan/tur]






