Lamongan (beritajatim.com) – Sebuah mobil mewah yang terparkir di bahu Jalan Soewoko, Tlogoanyar, Kecamatan/Kabupaten Lamongan, Jawa Timur menjadi korban vandalisme atau dicoret-coret orang tidak dikenal (OTK).
Bahkan, kejadian ini sempat viral di media sosial. Dalam tayangan video, tampak mobil sedan bermerk Honda Civic tahun 2019 seharga 500 juta warna putih itu dicoret-coret menggunakan pilox dengan kalimat cacian warna hitam.
Selain itu, juga tampak seorang wanita didampingi oleh dua orang pria sedang memeriksa sisi kanan, dari depan sampai belakang mobil sedan.
Sedangkan mobil mini bus di belakangnya tampak lolos dari aksi vandalisme. Coretan cacian itu berada di dekat kaca spion, badan pintu depan dan belakang, serta samping pantat mobil. Bahkan, di bagian atas mobil pun tak luput dari coretan.
Coretan itu bertuliskan ‘Bangsat’, ‘Cox’, dan kata lain yang terlihat kurang jelas bacaannya. Mobil itu terletak di bahu jalan dan posisi parkirnya terjepit di antara dua mobil yang juga terparkir di sana.
Kendati demikian, hingga kini belum ada penjelasan maupun keterangan lengkap terkait kasus pencoretan ini dari pihak kepolisian.
@mami_delva23 Tinggal lihat hasil cctvnya nih🥺 lemes banget lho ya Allah😭 #JNE31Seru #fypシ゚viral #TaktikCantikHanasui #fyp #fypシ
Pemilik Mobil Sedan Civic, Delva Eris Meirinda mengatakan, aksi vandalisme tersebut terjadi pada hari kamis (9/12/2021), sekitar pukul 14.30 WIB. Aksi itu pertama kali diketahui oleh karyawannya yang bernama Andi.
“Iya mas, kejadiannya sekitar pukul 14.30 WIB. Sebelumnya mobil saya parkir di garasi kantor, namun karena ada bongkar muatan barang, terpaksa saya parkir mobil di bahu jalan,” ujar Delva, yang juga pengusaha produk kecantikan tersebut saat diwawancarai, Sabtu (11/12/2021).

Atas kejadian ini, Delva mengaku, pihaknya merasa kecewa. Menurutnya, jika ia disalahkan karena parkir sembarangan di bahu jalan, lalu mengapa hanya mobilnya yang dicoret, padahal ada banyak kendaraan lain yang juga parkir di sana.
“Karena ada bongkar muatan, akhirnya saya menyuruh si Andi anak gudang untuk memindahkan mobil sebentar di depan. Itupun mobil terparkir hanya selama kurang lebih 1 jam,” keluhnya.
Lebih lanjut, Delva menceritakan, saat pihaknya menyuruh Andi memindahkan kembali mobil ke teras kantor, Andi kaget karena mobilnya sudah dalam keadaan yang penuh coretan.
“Mendapat laporan dari Andi, akhirnya saya turun dan memeriksa kondisi mobil,” imbuhnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat ini Delva mengaku telah mengantongi identitas dari pelaku yang mencoret mobilnya.
“Dari CCTV dan informasi dari teman-teman. Sebenarnya saya sudah mengetahui pelakunya siapa, tapi belum saya share, karena saya menunggu i’tikad baik dari dia, apa maksud, tujuan dan motif ia melakukannya,” terang wanita asal Pontianak tersebut.
Lihat postingan ini di Instagram
Tak hanya itu, Delva menyebut, jika 2 (dua) orang pelaku yang naik motor matic Vario dan mencoret mobilnya ini hanya orang suruhan. “Sebenarnya, di balik aksi ini, ada otak atau dalang yang menyuruh pelaku,” sambungnya.
Delva menuturkan, ia tak begegas melporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Pasalnya, ia masih menunggu i’tikad baik dari si otak pelaku vandalisme ini.
“Saya masih tunggu i’tikad baik dari pelaku. Saya beri waktu selama 1 minggu sejak waktu kejadian. Saya ingin tahu apa salah saya, apa maksud dan tujuan ia melakukannya,” tegasnya.
Diketahui, akibat kejadian ini, mobil Honda Civic milik Delva harus dibawa ke bengkel terdekat untuk dilakukan perbaikan.
“Untuk taksiran kerugian sih enggak banyak. Toh, ini hanya pilox saja dan bisa dihilangkan. Saat ini posisi mobil lagi dibenerin di bengkel, karena juga ada baret-baret, kemungkinan tergesek,” pungkasnya.[riq/ted]






