Jombang (beritajatim.com) – Sebanyak 89 klub ikut andil dalam Kejuaran Provinsi (Kejurprov) Bola Voli antarklub U-17 tahun 2021 yang digelar di GOR Merdeka Jombang, Selasa (30/11/2021). Sebanyak 89 klub tersebut terdiri dari 59 tim putra dan 30 tim putri.
Kejurprov tersebut dibuka oleh Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol. Slamet Hadi Supraptoyo dengan memukul gong sebanyak tiga kali. Nampak pula Bupati Jombang Mundjidah Wahab beserta Wabup Sumrambah. Sedangkan di hadapan mereka atlet bola voli dari seluruh kabupaten/kota di Jatim berbaris rapi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bola-voli”]
Brigjen Pol. Slamet Hadi Supraptoyo menjelaskan, Kejurprov yang digelar mulai 30 November hingga 4 Desember 2021 itu bertujuan menjaring bibit atlet bola voli. Sehingga dari Jawa Timur akan muncul atlet mumpuni yang mampu berkiprah di tingkat nasional hingga internasional.
Wakapolda mengatakan, turnamen yang memperebutkan piala Kapolda Jatim ini tetap terbuka untuk masyarakat umum, meski pelaksanaannya berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Hanya saja, setiap masyarakat yang ingin memeriahkan pertandingan antar klub kabupaten dan kota ini wajib menaati protokol kesehatan secara ketat.

Selain jumlah pengunjung yang dibatasi dan wajib memakai masker, penonton juga dicek suhu tubuh terlebih dulu. “Di lokasi pertandingan, mereka juga diimbau tidak berkerumum. Pembatasan tetap diberikan, rekan media ikut membantu suksesnya turnamen ini,” ujar Wakapolda.
Usai pembukaan, tim Putri dari klub Jombang bertanding melawan Pacitan. Sejak peluit wasit ditiup, kedua tim langsung melakukan jual beli serangan. Pasing yang cukup kompak dan smash keras menjadikan hiburan tersendiri bagi penonton.
Pada set pertama, tim tuan rumah harus mengakui keunggulan tim putri asal Pacitan. Pukulan keras dari tim Kota Seribu Goa ini sering kali gagal dibendung. Nah, pada sat pertama Pacitan unggul dari Jombang dengan skor 25 -16. [suf]






