Tuban (beritajatim.com) – Sebuah sumur yang berada di Dusun Banjarsari, Desa Tegalbang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban yang baru selesai dilakukan pengeboran sekitar satu minggu yang lalu ternyata mengeluarkan gas yang cukup besar, Sabtu (27/11/2021).
Gas yang keluar dari sumur tersebut ketika dipatik dengan percikan api langsung menyembur dengan tekanan yang cukup jauh. Sejumlah warga yang merasa penasaran sejak beberapa hari terakhir ini sering silih berganti berdatangan di lokasi sumur yang tak jauh dari pemukiman warga itu.
Keberadaan sumur bor tersebut berada di lahan milik warga asal Kecamatan Semanding, Tuban yang baru membeli lahan yang ada di Desa Tegalbang, Kecamatan Palang, Tuban. Informasinya lahan tanah kosong tersebut akan di bangun rumah, namun sebelum membangun rumah pemilik lahan terlebih dahulu melakukan pengeboran untuk mencari air.
“Ini katanya ngebor untuk sumur air, tapi ternyata yang keluar malah gas. Dan sumber airnya kecil,” terang Lik Raharjo, salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi sumur bor yang mengeluarkan gas tersebut.

Menurutnya, sebelum diketahui mengeluarkan gas tersebut, pada saat masih dilakukan pengeboran itu prosesnya mengeluarkan bau seperti gas yang sangat menyengat dan tercium hingga ke rumah-rumah warga. Selain itu, dari dalam sumur tersebut juga mengeluarkan lumpur yang juga mengeluarkan bau menyengat itu.
“Sebelum diketahui mengeluarkan gas ini, terlebih dahulu keluar lumpurnya. Seperti ada tekanan yang keluar dari dalam sumur,” sambung Lik Raharjo saat berada di lokasi.
Sementara itu, setelah pengeboran dinyatakan selesai dan telah dipasang pipa ternyata yang keluar adalah gas yang langsung terbakar jika ada pemantik apinya. Sehingga kemudian dibagian mulur sumur itu dipasang pipa kecil untuk mengeluarkan gas yang berasal dari dalam sumur.
“Untuk kedalaman pengeboran sumurnya katanya sekitar 120 meter. Kalau malam ini apinya jelas sekali, soalnya apinya ini biru,” pungkasnya.
Adapun keberadaan sumur yang mengeluarkan gas dan bisa terbakar itu langsung menarik perhatian warga sekitar. Yang mana, sejumlah warga sering berdatangan di lokasi sumur tersebut khususnya malam hari untuk bisa melihat api dari semburan gas itu lebih jelas.[mut/ted]






