Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Surabaya periode 2021-2026, Yoyon Sudiono, SE ST berjanji akan aspiratif dan responsif. Motto itu disampaikan Yoyon usai terpilih sebagai Ketua Gapensi Surabaya dalam Musyawarah Cabang (Muscab) VIII yang berlangsung di Westin Hotel Surabaya, Kamis (18/11/2021).
Yoyon terpilih secara aklmasi sebagai Ketua Gapensi Surabaya dalam Muscab yang dihadiri 320 anggota. “Mudah-mudahan apa yang menjadi motto kami bisa terimplementasikan dengan baik dan berjalan lancar sesuai harapan,” katanya.
Yoyon menyampaikan, terkait industri jasa kontruksi, Gapensi akan berperan aktif sebagai asosiasi dari induk teman-teman jasa kontruksi. “Teman-teman harus dan wajib menyikapi regulasi yang ada terkini terkait kelangsungan usaha teman-teman pengusaha jasa kontruksi, khususnya anggota yang saat ini dirasa sangat berat. Tapi Insya Allah sebagai organisasi tertua dan terlama kami sudah menyiapkan segalanya,” terang Yoyon.
Dia mencontohkan, di era Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU) yaitu mengerucutya asosiasi-asosiasi badan usaha, dari puluhan, hanya tinggal enam dan salah satunya adalah Gapensi yang terakreditasi dan mendapatkan lisensi dari Lembaga Pengembangan Jasa Kontruksi (LPJK).
“Karena itu saya yakin Gapensi adalah asosiasi yang teruji. Ini dibuktikan dengan mendapatkan lisensi pertama dari sekian puluh asosiasi yang mengajukan sebagai lembaga yang mendapatkan sertifikasi dari badan usaha,” sambungnya.
Untuk itu kata Yoyon, Gapensi harus berperan aktif dan harus bertanggung jawab, jika ada anggota yang mengalami kesulitan dalam memenuhi legalitasnya.
“Seperti yang disampaikan oleh Ketua BPD Gapensi Jatim, Pak Syarif (M Syarifudin). Dengan adanya sistem yang terintegrasi. Otomatis menjadi langkah awal untuk menyongsong era digital. Kami akan bersama pengurus lainnya merapatkan barisan. Membangun sinergi dengan stakeholder, baik dengan Pemkot Surabaya dan kementerian yang ada. Nah, tugas kami di sini bisa memberikan edukasi dan pelatihan kepada teman-teman anggota agar bisa menyongsong era seperti ini,” imbuh Yoyon yang juga mantan anggota Dewan Pembina Gapensi Surabaya itu.
[berita-terkait number=”5″ tag=”gapensi”]
Dia makin optimistis Gapensi Surabaya akan makin maju karena mendapatkan lampu hijau dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. “Sejak dilantiknya pak wali, ada satu hal yang luar biasa bagi kami terkait industri jasa kontruksi terhadap pengoptimalan dan pemberdayaan tenaga kerja secara manusiawi. Ada satu langkah ke depan yang sangat luar biasa,” katanya.
“Beliau (wali kota) mempunyai kebijakan yang luar biasa. Contohnya tenaga kerja Satgas yang sekarang tidak lagi ada tenaga kerja dari luar Surabaya. Ini menjadi suatu bentuk kepedulian seorang pemimpin kepada rakyatnya. Kami menilai itu sebuah perhatian yang patut diapresiasi. Ketika kami menyampaikan keluh kesah anggota kami khususnya pengusaha kecil, beliau sangat responsif. Dan mengatakan, tolong inventaris anggota kelas kecil yang belum mendapatkan pekerjaan dari Pemkot nanti audiensi dengan Pemkot,” lanjut Yoyon.
Ketua BPD Gapensi Jawa Timur, M Syarifudin berharap setelah Muscab, posisi Gapensi Surabaya harus terdepan. “Maksud saya terdepan dalam arti keprofesionalan dan tata cara organisasi. Kenapa, karena ke depan tantangan kami cukup berat dalam melaksanakan tugas sebagai masyarakat jasa kontruksi,” tutur Syarifudin. [tok/suf]






